GRATI, Radar Bromo-Sebuah bondet jatuh dan meledak di Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Zaenal Abidin, 19, warga RT 1/RW 1, Desa Rebalas menderita sejumlah luka bakar akibat terkena ledakan itu.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 00.00, Senin (25/3). Saat itu, Achmar Bebun, 40, mengajak korban Zainal Abidin yang tak lain keponakannya unttuk keliling lingkungan di RT 1/RW 1, Desa Rebalas. Sebab, saat itu karena situasinya rawan.
Keduanya berjalan kaki keliling lingkungan itu. Sekitar pukul 02.00, mereka berhenti di pertigaan. Tepat di jalan masuk ke Dusun Krajan, RT 1/RW 1, Desa Rebalas.
Bebun lantas menitipkan tas kecil miliknya pada keponakannya yang masih sekolah di SMK Grati itu.
Yang tidak diketahui korban, ternyata di dalam tas itu ada bondet.
Setelah itu, Bebun buang air kecil di kamar mandi musala, tidak jauh dari tempat itu. Begitu Bebun kembali, korban langsung mengembalikan tas tersebut.
Saat itulah, tas jatuh dan tiba-tiba meledak. Ledakannya tepat mengenai korban sehingga menyebabkan luka parah.
Korban pun pingsan. Sejumlah luka juga dialaminya. Yaitu, luka robek pada pergelangan kaki kiri, lutut kiri serta luka robek pada jempol kaki kanan dan betis kanan.
Saat itu, Bebun langsung panik. Dia segera menghubungi keluarga korban. Dan malam itu juga, korban dibawa ke RSUD Grati untuk dilakukan perawatan.
“Pamannya sebagai saksi mengaku bahwa yang meledak itu sebuah bondet kecil miliknya. Bondet itu ditaruk di tas kecil itu,” terang Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi.
Menurutnya, bondet itu didapat Bebun dua tahun lalu. Dia menemukannya di sebuah tegal. Sejak saat itu, Bebun menyimpan bondet tersebut.
Tujuannya untuk kepentingan menjaga lingkungan dari pelaku kriminal. Saat situasi rawan, maka bondet itu akan digunakan.
“Menurutnya saksi, kebanyakan pelaku kriminal juga membawa senjata tajam dan bahan peledak,” lanjut Junaidi.
Karena menyimpan bondet, Polsek Grati pun mengamankan Bebun. Dia diamankan ke Polres Pasuruan Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Rudy Hidajanto mengimbau pada masyarakat untuk tidak membuat menyimpan atau membuat bondet. Sebab, bisa membahayakan orang lain dan dirisendiri.
“Dimohon juga untuk tidak menggunakan bondet ketika jaga kampung,” ujarnya. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi