KREJENGAN, Radar Bromo - Kasus curanmor di Dusun Gumuk, Desa Widoro, Kecamatan Krejengan sampai saat ini terus diselidiki polisi.
Satu pelaku yang sempat dihajar warga kondisinya sudah pulih. Sementara dua pelaku lainnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kanit Reskrim Polsek Krejengan Aipda Ali Yunus mengatakan bahwa pihaknya sejauh masih melakukan penyelidikan mendalam. Saat ini kondisi salah satu tersangka yakni Zaini, 35, sudah pulih.
Sehingga pria asal Desa Seneng, Kecamatan Krucil kemudian ditahan Polres Probolinggo.
“Pelaku sudah membaik Kamis (25/1) sudah keluar dari RSUD Waluyo Jati kemudian ditahan di Mapolres,” katanya saat dikonfirmasi senin (29/1).
Saat ini polisi sudah mengantongi identitas dua pelaku lainnya yang berhasil kabur.
Mereka teridentifikasi warga Kecamatan Gading. Namun saat ini masih dalam pencarian, status kedua pelaku menjadi DPO.
Keterangan lain dalam kasus ini juga telah diperoleh dari Zaini dan menjadi petunjuk untuk mengungkap komplotannya.
“Untuk saksi sementara tetap 4 orang ditambah keterangan pelaku. Sementara dua tersangka lainnya masih kami cari,” bebernya.
Sebagai informasi, Zainiwarga Desa Seneng, Kecamatan Krucil ditangkap warga setelah beraksi melakukan curanmor di Dusun Gumuk, Desa Widoro, Krejengan Minggu (21/1) dini hari.
Tersangka ketahuan setelah warga mendengar suara motor. Warga kemudian langsung menangkapnya.
Saat hendak diamankan, tersangka berontak dan hendak melarikan diri. Saat itulah mereka berteriak maling kepada pelaku.
Teriakan itu kemudian membangunkan warga sekitar. Warga yang tersulut emosi langsung menghakimi pelaku dan mengamankannya ke rumah kepala desa setempat.
Warga melihat ada 3 pelaku, dua orang diantaranya kabur. Sementara Zaini yang tertangkap kemudian dihakimi warga dan dilarikan ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid