Dari rumah korban, pelaku menggondol satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU bernopol P 6959 ET. Motor keluaran tahun 2010 itu digondol pelaku ketika diparkir di halaman rumah korban. Akibat kejadian ini, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta.
Saat ditemui di rumahnya, pria yang akrab disapa Arif itu mengatakan, Minggu (14/11) pukul 23.00, ia baru pulang dari rumah temannya dengan menggunakan sepeda motor tersebut. Motor itu pun diparkir di halaman rumah bertingkat yang dilengkapi dengan pintu gerbang itu. Sesudah mengunci motor dan pagar rumah, korban bergegas masuk rumah.
“Ada dua motor. Honda Beat dan Satria. Dua-duanya diparkir berdampingan,” ujarnya.
Di dalam rumah, korban mengaku tidak langsung tidur. Masih ada sejumlah kegiatan dilakoni. Termasuk istrinya. Masih menyelesaikan pekerjaan kantornya. Sekitar pukul 00.00, korban beranjak tidur. “Istri tidur bareng anak kedua di bawah, saya tidur dengan anak ketiga di atas,” jelasnya.
Sekitar pukul 04.30, mertuanya yang saban hari bangun untuk salat Subuh berjamaah di masjid sekitar membangunkannya. Mertuanya melihat pagar rumah korban terbuka. “Ibu memanggil saya, mengira pagar tidak ditutup. Saya kaget dan langsung turun melihat pagar. Saya langsung mengarah ke motor. Rupanya, dari dua motor yang terparkir, yang Satria sudah tidak ada,” jelasnya.
Sekitar pukul 05.15, Arif mengaku menemukan gembok gerbangnya di pagar rumah tetangganya. Dari sana diketahui gembok itu telah dipotong. “Saat hilang saya coba cari jejaknya. Barangkali ada jejak kaki, termasuk naik pagar, tidak ada. Gemboknya diletakkan di pagar tetangga. Melihat kondisi gemboknya, dipotong,” jelasnya.
Kasus ini dilaporkan ke Polres Probolinggo Kota. Sekitar pukul 09.00, tim identifikasi dan anggota Satreskrim merapat ke rumah korban. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara.
Namun, sejumlah personel itu enggan memberikan keterangan kepada awak media. Mereka meminta Jawa Pos Radar Bromo menghubungi Kasat Reskrim Polresta AKP Teddy Tridani. Tetapi, yang bersangkutan belum berhasil dikonfirmasi. (rpd/rud) Editor : Jawanto Arifin