Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dua Warga Wonorejo Ini Jual Telur Infertil Rp 7.500 Per Kilogram

Jawanto Arifin • Senin, 10 Mei 2021 | 17:30 WIB
Photo
Photo
WONOREJO, Radar Bromo - Penyidik terus mendalami kasus penjualan telur infertil yang dilakukan dua warga Wonorejo, Syamsul dan Ikrom. Tak hanya membekuk pelaku, namun juga mengamankan sejumlah barang bukti. Dari hasil penyelidikan, diketahui mereka menjual telur jauh di bawah harga pasar.

Di tempat pengolahan, polisi juga mendapati telur infertil yang rusak dipecah. Diambil isinya. Selanjutnya disaring dan dikemas. Sementara, yang masih bagus dipilih dan dijual kembali kepada pedagang di pasar.

“Mereka tawarkan harga lebih murah. Jauh dari harga pasar. Hanya sekitar Rp 7,5 ribu sampai Rp 13 ribu per kilogram. Padahal, harga telur bisa sampai Rp 16 ribu dari peternak,” ujarnya.

https://radarbromo.jawapos.com/hukrim/10/05/2021/jual-telur-infertil-dua-sekawan-asal-wonorejo-dibekuk/

Praktik ini sudah berjalan 10 bulan. Polisi masih mengembangkannya. Termasuk menelusuri pihak lain yang disinyalir terlibat. Polisi juga mengamankam sejumlah barang bukti. Selain 1.150 telur ayam infertil, 25 bungkus kuning telur ayam ukuran lima kilogram masing-masing, lima drum berisi telur infertil, sebuah frezer, dua handphone, dan mobil pikap bernopol N 9796 TL.

Kepada wartawan, Syamsul Arifin tak mengelak dengan tuduhan petugas. Ia mengaku menjualnya ke Malang untuk roti dan di pasar Grati. “Biasanya satu kwintal hingga dua kwintal kami dapatkan untuk kemudian dijual," ujanya. (one/rud) Editor : Jawanto Arifin
#telur infertil membahayakan #jual telur infertil pasuruan #telur infertil pasuruan