Kapolsek Tegalsiwalan Iptu Lukman Wahyudi saat dikonfirmasi mengatakan, untuk proses pengembangan dan penyidikan lebih lanjut, pihaknya membawa kedua tersangka untuk rekonstruksi. Dari situ terungkap, pelaku spesialis curanmor dengan berbekal kunci T buatan sendiri.
”Pelaku tiap kali beraksi, tidak hanya merusak kunci motor. Sebelum membawa kabur, memastikan piringan rem cakram motor yang dicuri itu, tidak digembok tambahan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.
Tujuh TKP yang pernah jadi sasaran pencurian, lanjut Kapolsek, mulai wilayah Tegalsiwalan dua kali, Dringu, Sumbersuko Dringu, Sawahan Tiris, Desa Pohsangit Leres Sumberasih Kabupaten Probolinggo dan Rejoso Kabupaten Pasuruan. ”Semua dilakukan berduaan. Mereka spesialis curanmor. Tidak menutup kemungkinan, mereka terlibat kasus curanmor di banyak TKP lainnya. Sekarang masih kami kembangkan,” ungkapnya.
Dua pelaku itu adalah Siswono, 34, warga Dusun Sumber, Desa Wotgalih Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan dan Sucipto, 22, warga Dusun Mursabe Desa Sedarum Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan.
Kapolsek menjelaskan, kedua pelaku asal Pasuruan itu sengaja keliling wilayah Kabupaten Probolinggo untuk mencari sasaran motor yang hendak dicuri. Saat melihat ada motor terparkir dan terpantau jauh dari pengawasan korban, pelaku langsung beraksi. ”Satu pelaku menunggu di motor sambil mengawasi kondisi sekitar, satu pelaku lagi sebagai eksekutor mencuri motornya,” terangnya. (mas/fun) Editor : Jawanto Arifin