Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hikayat Sumber Lanang di Gempol Pasuruan, Sumber Air Kaya Manfaat yang Dijaga Makhluk Tak Kasat Mata

Rizal Syatori • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 17:25 WIB
MENYEGARKAN: Selain jernih, air Sumber Lanang juga menyegarkan. Tak heran, banyak jadi jujukan petani sesuai dari sawah.
MENYEGARKAN: Selain jernih, air Sumber Lanang juga menyegarkan. Tak heran, banyak jadi jujukan petani sesuai dari sawah.

DI Dusun Gesing, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, terdapat sumber air alami.

Airnya jernih, segar dan keluar dari sela-sela bebatuan. Di sekitarnya, terdapat banyak pohon bambu. Konon, air sumber tersebut memiliki khasiat untuk obat.

Warga setempat menyebutnya Sumber Lanang. Lokasinya, berada jauh dari pemukiman. Di sekelilingnya, ada sawah dan tegalan.

"Sumber Lanang, merupakan sumber alami yang ada di Dusun Gesing, Desa Randupitu. Sumber ini sudah ada, sejak zaman dahulu,” kata Kepala Dusun Gesing, Kholiq Idris.

Menurut Kholiq, air Sumber Lanang ini, selalu ada sepanjang musim. Tak peduli saat musim kemarau sekalipun. Hanya memang, debitnya tak sebesar saat penghujan.

Bentuk sumbernya menyerupai jumblangan kecil. Kholiq menguraikan, banyak masyarakat yang percaya, jika air Sumber Lanang memiliki khasiat untuk pengobatan.

BANYAK MANFAAT: Sumber Lanang di Dusun Gesing, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan yang memiliki banyak manfaat. Konon, air dari sumber setempat, bisa menjadi obat.
BANYAK MANFAAT: Sumber Lanang di Dusun Gesing, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan yang memiliki banyak manfaat. Konon, air dari sumber setempat, bisa menjadi obat.
AKSES MUDAH: Pengunjung bisa menaiki motor. Dan memarkir motornya untuk kemudian berjalan sekitar 50 meter ke lokasi.
AKSES MUDAH: Pengunjung bisa menaiki motor. Dan memarkir motornya untuk kemudian berjalan sekitar 50 meter ke lokasi.

Konon, mampu menyembuhkan penyakit. “Bagi yang mempercayainya, sumber ini bisa digunakan sebagai obat berbagai penyakit,” sampainya.

Biasanya, mereka yang datang untuk mengambil air, memanfaatkan botol atau jerigen yang sebelumnya telah dibawa.

Rata-rata, mereka yang datang, berasal dari luar Desa Randupitu. Bahkan, kebanyakan dari luar daerah.

"Warga dari luar daerah ada saja yang datang ke Sumber Lanang. Tidak untuk mandi atau sekedar bilas dan cuci muka. Melainkan hanya sekedar untuk mengambil airnya yang kemudian dibawa pulang. Pengakuannya, untuk menyembuhkan penyakit,” ucap Juhari, warga setempat.

Juhari mengaku, tak mengetahui persis untuk menyembuhkan penyakit apa.

Karena mereka yang mengambil air tersebut, rata-rata tidak mengatakan secara detail. Hanya beralasan untuk obat.

“Kebanyakan mereka berasal dari Sidoarjo dan Surabaya. Mereka mengetahui tentang sumber ini, dari mulut ke mulut,” sambungnya.

Masyarakat juga percaya, Sumber Lanang dijaga makhluk astral atau halus.

Makhluk tak kasat itu, konon merupakan penunggu sumber setempat. Namun, tidak semua warga sekitar mengetahuinya. Hanya beberapa saja.

"Konon, wujudnya berupa kakek tua. Keberadaannya tidak mengganggu," ungkapnya.

 

Menjadi Berkah Bagi Warga

Tak hanya berkhasiat untuk obat. Air Sumber Lanang banyak dimanfaatkan warga, terutama petani ataupun buruh tani.

Bukan sekedar untuk mengairi sawah ataupun tegal. Tetapi juga, untuk keperluan lain.

Sepulang dari sawah, mereka seringkali mampir ke sumber ini. Sekedar untuk cuci muka dan membilas tangan serta kaki.

Selain itu, dahulu, manfaatnya lebih banyak lagi. Karena, digunakan untuk mandi. Bahkan, mencuci piring dan baju. Namun sekarang, aktivitas tersebut jarang ditemui.

"Airnya kan terus mengalir. Alirannya, kemudian digunakan untuk mengairi sawah warga hingga ke Dusun Babat," beber Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad.

Ia memaparkan, tak susah untuk menuju Sumber Lanang. Pengunjung bisa mengendarai motor.

Hingga di perkampungan warga, motor diparkir untuk kemudian berjalan kaki sekitar 50-70 meter.

Medannya berpaving dan tanah. Di sekelilingnya banyak terdapat tegalan. Juga sejumlah pohon yang didominasi bambu.

"Ke sini paling enak, siang dan sore hari. Pengendara motor, bisa memarkir motornya di halaman musala. Setelah itu, jalan kaki seperti saya ini," ucapnya tersenyum.

Keberadaan Sumber Lanang, merupakan berkah bagi warga sekitar. Karena airnya memiliki banyak manfaat. Terutama untuk pengairan sawah.

"Tentu patut kita syukuri bersama, Sumber Lanang airnya jernih dan terus mengalir. Keberadaannya harus dijaga dan dirawat bersama,” paparnya. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
#berkhasiat #pasuruan #sumber air #gempol