Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hikayat Sumber Jambangan di Pandaan, Sumber Air yang Angker Namun Bermanfaat Bagi Warga

Rizal Syatori • Sabtu, 21 Juni 2025 | 21:25 WIB
RINDANG: Kawasan Sumber Jambangan yang tampak rindang. Untuk menuju lokasi, kini aksesnya sangat mudah. Bahkan, mobil bisa menuju lokasi.
RINDANG: Kawasan Sumber Jambangan yang tampak rindang. Untuk menuju lokasi, kini aksesnya sangat mudah. Bahkan, mobil bisa menuju lokasi.

SEBUAH sumber mata air alami, muncul di kawasan Dusun Kulak, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Sumber air tersebut, dikenal angker lantaran dijaga makhluk halus. Meski begitu, tak sedikit yang berkunjung, lantaran manfaat yang diberikan.

Warga menyebut sumber air tersebut, dengan nama Sumber Jambangan. Lokasinya dekat dengan area persawahan.

Serta agak jauh dari permukiman warga. Kawasan sumber begitu rindang.

Lantaran di sekelilingnya banyak terdapat pepohonan.“Sumber Jambangan ini sudah ada dari dahulu. Airnya terus mengalir dan jernih, termasuk saat memasuki kemarau seperti sekarang,” kata Sutikno, 60, warga setempat.

Sumber utama di Sumber Jambangan ini, berasal dari sebuah blumbang atau semacam sumur kecil.

Selain itu, di dalam kolamnya terdapat beberapa titik sumber rembesan. “Makanya, sumber ini oleh warga disebut dengan Sumber Jambangan,” imbuhnya.

JERNIH: Sumber utama Sumber Jambangan yang tampak jernih. Airnya, biasa dimanfaatkan untuk kalangan dewasa dan anak-anak membasuh diri.
JERNIH: Sumber utama Sumber Jambangan yang tampak jernih. Airnya, biasa dimanfaatkan untuk kalangan dewasa dan anak-anak membasuh diri.

Kolam sumber itu, berdekatan langsung dengan sumber utama. Bentuknya segi empat.

Dengan panjang dan lebar, masing-masing sekitar lima meter. Kedalamannya, kurang dari satu meter.

Menurut Sutikno, sumber ini dikenal wingit. Lantaran dijaga makhluk halus seperti kakek dan nenek.

“Selagi bisa jaga sopan santun saat berada di sumber ini, aman dan tidak akan terjadi apa-apa,” tuturnya.

Selain dikenal wingit, Sumber Jambangan juga dipercaya berkhasiat bagi yang percaya.

Bahkan, sumber air tersebut, kerap sekali didatangi para peritual saat malam hari. Mereka datang untuk melaksanakan mandi ritual.

Biasanya, mereka datang pada Malam Jumat. Rata-rata, mereka berasal dari wilayah Pasuruan.

“Khasiatnya seperti apa, kami kurang tahu secara persi. Karena itu bagi yang percaya saja. Para peritual yang datang, tak hanya mandi ritual. Mereka juga membawa pulang air sumber yang dimasukkan ke dalam botol,” sampainya.

 

Jujukan Warga Untuk Mandi dan Mencuci

Air Sumber Jambangan dikenal jernih. Terutama, di sumber utamanya.

Karena kejernihannya itulah, Sumber Jambangan menjadi jujukan warga sekitar untuk mandi setiap harinya. Baik dari kalangan anak-anak hingga dewasa.

“Selain itu, juga untuk mencuci baju. Meski sebenarnya, tidak seramai dahulu,” kata Suyadi, 53, warga setempat.

Saat mandi, kalangan dewasa biasanya mengambil air sumber dengan menggunakan gayung. Airnya, kemudian mengalir ke kolam.

Namun berbeda dengan anak-anak. Mereka lebih senang mencebur langsung ke kolam.

“Baru saat membilas diri, mereka geser ke sumber utama. Mereka mengambil air untuk membasuh badan layaknya mandi pada umumnya,” ucap Yadi-sapaan akrabnya.

Ia menegaskan, buangan dari kolam maupun sumber utama di Sumber Jambangan ini, memiliki banyak manfaat. Salah satunya, untuk irigasi pertanian warga.

 

Aksesnya Mudah dan Terjangkau

Akses menuju Sumber Jambangan mudah dan terjangkau. Pengunjung bisa melewati jalan beraspal serta berpaving.

Tidak hanya pejalan kaki. Karena kendaraan, baik roda dua ataupun roda empat, bisa menuju ke lokasi.

“Aksesnya sip. Dahulu, hanya bisa dijangkau dengan jalan kaki dan motor. Namun sekarang, untuk mobil pun bisa langsung menuju Sumber Jambangan,” kata Suyadi, warga setempat.

Sekeliling Sumber Jambangan berada, terdapat lahan kosong cukup luas. Bisa menampung parkir beberapa mobil dan motor.

Kalau malam hari tidak tampak gelap. Justru cukup terang. Karena di lokasi, terdapat penerangan berupa lampu.

“Di sumber ini penerangannya ada. Sengaja diberi penerangan berupa lampu. Biar tidak gelap saat malam hari,” ungkapnya.

Bila dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin bisa menjadi destinasi wisata. Hal ini seiring dengan kondisinya yang memang memiliki potensi luar biasa. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
#angker #sumber air #mata air #keramat