Polres Pasuruan dan Pemkot Probolinggo punya cara serupa untuk menarik partisipasi pemilih. Selama pencoblosan Pemilu 2024, Rabu (14/2), keduanya sama-sama memberikan makan gratis bagi ratusan pemilih pertama.
BUSTHOMI, INNEKE AGUSTIN, BANGIL-PROBOLINGGO, Radar Bromo
Restoran di Jalan Alun-Alun Timur, Bendo Mungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, itu sudah dijujuki beberapa pengunjung kendati belum lama dibuka, Rabu (14/2) pagi itu.
Sebagian memang pelanggan yang terbiasa membeli makanan di Dalwa Fried Chiken. Namun, kebanyakan pengunjung yang mengantre sebenarnya bukan orang jauh. Rata-rata berasal dari Bangil sendiri.
Mereka tak membeli. Melainkan hanya ‘menukar’ jarinya dengan makanan siap santap yang disediakan.
Para pengunjung itu bahkan tak perlu mengeluarkan uang sepeser pun. Cukup dengan menunjukkan tinta ungu di jari, tanda sudah memilih atau memberikan hak pilih di TPS.
Maka, mereka sudah mendapat sarapan gratis Rabu (14/2) pagi itu. Plus minuman air mineral.
Itulah inisiatif Polres Pasuruan melalui gerakan Mari Kita Nyoblos (Markiblos) Dan Mari Kita Pilih Kuliner Gratis (Markipuls).
Melalui inisiatif ini, beberapa UMKM memberikan potongan harga, bahkan makanan gratis bagi ratusan pemilih.
Gerakan itu dilakukan di beberapa titik di Kabupaten Pasuruan. Mulai Pandaan, Purwosari, Tutur.
Ada UMKM yang memberikan makan gratis. Ada juga yang memberikan potongan harga. Tentu saja, makan gratis diberikan terbatas.
Ada yang memberikan pada 100 pemilih pertama. Ada juga yang diberikan pada 50 pemillih pertama.
Justru karena itu, membuat warga berebut datang lebih awal ke TPS. Agar kebagian makanan gratis.
Sementara, potongan harga diberikan beragam juga oleh UMKM. Mulai 25 persen sampai 50 persen.
Zula, warga Kelurahan Gempeng termasuk orang yang beruntung mendapat makan gratis di Bangil. “Lumayan bisa dapat makanan gratis,” katanya tertawa kecil.
Begitu juga dengan Eni. Perempuan yang juga berasal dari Kelurahan Gempeng itu cukup antusias.
Ia bahkan rela datang pagi-pagi ke TPS untuk nyoblos. Agar tetap kebagian makanan gratis. “Karena syaratnya cuma nunjukkan jari sudah dicelup tinta,” ungkapnya.
Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra mengatakan, program itu diinisiasi untuk mendongkrak partisipasi pemilih. Masyarakat sangat diharapkan tidak golput.
“Tujuannya, tentu memberi semangat kepada masyarakat untuk nyoblos demi suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2024,” kata Teddy.
Tidak hanya Dalwa Fried Chiken saja. Beberapa jajanan kuliner berbagai merek juga ikut menyediakan potongan harga dan makanan gratisan.
Mulai dari Red Coffe Pandaan, Kamsia Boba, Warung Santai Purwosari, Dapur A4 Purwosari, Warung Finish, hingga Cafe Anak Gunung Nongkojajar.
“Gerakan ini sekaligus juga mengangkat potensi UMKM Kabupaten Pasuruan, terutama yang menjual makanan dan minuman, supaya lebih dikenal masyarakat,” jelasnya.
Sementara di Kota Probolinggo, Pemkot Probolinggo melakukan hal serupa saat Pemilu 2024, Rabu (14/2).
Untuk menarik partisipasi pemilih, pemkot menyediakan penukaran paket makan dan minuman (mamin) serta wisata gratis.
Salah satu restoran siap saji yang menjadi titik penukaran paket mamin gratis yaitu di KFC dan Beejay Chef sebanyak 200 paket. Sementara wisata gratis diberikan untuk wisata Kum-Kum dan BJBR.
Tak ayal, dua tempat yang menyediakan mamin gratis di Jalan Suroyo itu diserbu pemilih sejak pukul 07.30. mereka rela antre mendapat paket gratis tersebut.
Seperti yang dilakukan Abdul Qadir, 37. Sebelum berangkat bekerja, ia menyempatkan diri mengambil paket mamin gratis ini.
“Tadi saya mencoblos di TPS pukul 08.00. Setelah mencoblos saya berangkat kerja. Tapi, coba mampir ke sini dulu, ternyata masih tersedia paket gratisannya. Alhamdulillah,” kata warga Jati, Kecamatan Mayangan, ini.
Begitu juga dengan Tutik, 52. Ia beserta suaminya bahkan sangat antusias ke TPS untuk segera mencoblos. Kemudian langsung ke restoran siap saji pukul 07.30.
“Setelah mencoblos, buru-buru ke sini. Untunglah masih kebagian,” kata perempuan warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, ini.
Menurutnya, syarat mendapatkan paket mamin gratis tersebut cukup mudah. Hanya dengan menunjukkan KTP dan jari yang telah bertinta ungu. (hn)
Editor : Ronald Fernando