ERRI KARTIKA, Bugul Kidul, Radar Bromo
Tanaman hijau dari pot di depan rumah dan pohon-pohon berjajar rapi di sepanjang kanan dan kiri jalan. Hiasan warna-warni dari kain dan payung, ikut memeriahkan jalan masuk ke perumahan. Itulah suasana di Kelurahan Bakalan RT 03/RW 07, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan.
Ketua RT 03/RW 07 Kelurahan Bakalan, Wiwik Tresnawati mengatakan, RT 03 baru pertama kali ini mengikuti lomba Kampung Hebat. Persiapannya pun hanya seminggu setelah ada pengumuman resmi.
“Jadi dari kampung kami memang tidak ada persiapan khusus untuk lomba Kampung Hebat. Karena kepedulian lingkungan sudah lama ada dan guyub di RT kami,” terangnya.
Warga menurutnya, hanya mengganti sarana dan prasarana yang kurang layak saja. Seperti spanduk yang sudah robek. Dan pembenahan minor atau memperbaiki yang kurang enak dipandang.
Selebihnya, warga sekitar memang sudah sejak lama guyub melakukan kerja bakti. Baik secara mandiri di rumah dan sekitar lingkungan. Termasuk kerja bakti yang dilakukan rutin di RT 03, setiap Minggu.
Dengan jumlah hanya 21 KK, menurut Wiwik tak sulit mengajak warga untuk menjaga lingkungan. Termasuk mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Saat ini sudah ada KRPL seluas 7 meter X 11 meter yang sudah ditanam berbagai jenis tanaman untuk penghijauan.
Selain itu, ada inovasi membuat pupuk cair atau mol dari sampah organik rumah tangga. Seperti sisa makanan dan buah-buahan. Termasuk sisa menanak dari leri atau air cucian beras.
Tak hanya membuat pupuk cair, kegiatan bank sampah juga cukup aktif dilakukan. Awalnya, lebih dulu membagi sampah menjadi organik dan non organik. Sampah non organik dari bungkus plastik, seperti sisa detergen atau minuman sachet, dikumpulkan dan dibuat kerajinan.
“Di RT kami ada tiga ibu yang pintar membuat kerajinan dari bungkus plastik. Dari situ dibuat pertemuan dan pelatihan untuk membuat tas, dompet dan sebagainya dari limbah plastik,” jelasnya.
Selain itu, ada kegiatan memanfaatkan tali kur untuk kerajinan. Harapannya, ke depan hasil kerajinan tangan ini bisa memberikan nilai ekonomis bagi RT 03 Bakalan.
Semua inovasi itu mampu membawa RT 03/RW 07 Kelurahan Bakalan sebagai juara pertama kategori Perumahan Lomba Kampung Hebat Kota Pasuruan 2020. Tentunya, RT 03 berbangga dan bersyukur bisa meraih juara.
“Ke depan KRPL tetap kami lanjutkan pengembangannya, terutama untuk menambah jumlah tanaman sayur dan buah. Termasuk memperluas area KRPL. Dan kegiatan lingkungan tetap akan berlanjut,” ujarnya.
Muhammad Rifa’i, dewan juri dari pegiat lingkungan menjelaskan, dipilihnya Kelurahan Bakalan RT 03/RW 07 sebagai juara kategori Perumahan lantaran inovasinya sebagai kampung berseri dan kesehatan lingkungannya. “Jadi selain warga berpartisipasi aktif mendirikan bank sampah, juga ada kegiatan mengurangi residu sampah-sampah organik menjadi mol atau pupuk cair,” terangnya.
Termasuk sampah-sampah daun dijadikan komposter. Lalu, limbah plastik seperti bungkus kopi dijadikan tas dan kerajinan lain. “Jadi selain ada pengelolaan lingkungan yang bersih, kesehatan lingkungan di sana juga terjaga. Termasuk program meminimalisir DBD,” terangnya. (hn) Editor : Jawanto Arifin