Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Inilah Wisata Curug Gua Jalmo yang Menyajikan Keunikan Curug dan Gua di Satu Lokasi

Jawanto Arifin • Senin, 17 Februari 2020 | 16:30 WIB
Photo
Photo
Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, dikenal sebagai salah satu daerah penghasil avokad dan sejumlah hasil pertanian lain. Namun, tempat ini juga memilih destinasi wisata yang patut dikunjungi. Salah satunya, Curug Gua Jalmo.

----------------

Kabupaten Pasuruan memiliki sejumlah gua dan curug atau air terjun. Kebanyakan memang lokasi-lokasi itu menjadi destinasi wisata.

Dari sekian banyak gua dan curug yang ada, salah satunya Curug Gua Jalmo. Lokasinya berada di Dusun Jati Kauman, Desa Cendono, Kecamatan Purwosari. Tempat yang berupa curug dan gua ini, memang baru dijadikan destinasi wisata di Purwosari. Namun, sebenarnya tempat ini sudah lama ada.

Lokasinya pun mudah dijangkau. Dari jalan kabupaten jurusan Karangrejo – Cendono, masuk sekitar 500 meter dengan akses jalan berpaving.

Sesampainya di gapura atau loket masuk, kendaraan diparkir. Selanjutnya, pengunjung bisa jalan kaki menyusuri pematang sawah sekitar 150 meter. Di sini, pengunjung bisa menikmati pemandangan pedesaan yang bagus dan menawan.

Dari loket masuk menuju curug dan Gua Jalmo, medan menurun bisa dilalui. Sebaliknya saat kembali, medannya naik dan hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki.

Curug dan guanya berdekatan, namanya Jalmo. Sehingga orang di desa kami menyebutnya Curug Gua Jalmo, karena tempatnya yang berdampingan,” ucap Kades Cendono Sanari.

Photo
Photo
UNIK: Destinasi wisata baru ini, menawarkan keunikan air terjun dan gua. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Nama Jalmo menurutnya, tidak diketahui persis dari mana. Dirinya dan warga sekitar mengetahui dari para para orang tua mereka. Hanya diketahui, curug dan gua itu dulunya digunakan sebagai tempat bertapa.

Warga sendiri sudah lama mengetahui keberadaan lokasi itu. Yaitu di bawah lahan pertanian rumput gajah. Dan di sekelilingnya terdapat pepohonan dengan banyak akar. Ada curug sekaligus gua. Tepatnya berada di tepi bebatuan.

Karena unik, tempat ini lantas banyak dikunjungi orang. Dan selama tiga tahun terakhir, tempat itu makin banyak dikunjungi wisatawan.

“Lokasi ini jadi tempat wisata di desa kami sudah berjalan tiga tahun terakhir. Pengelolanya Pokdarwis, juga para pemuda yang tergabung dalam karang taruna,” jelasnya.

Saat Jawa Pos Radar Bromo berkunjung ke destinasi wisata anyar ini, lokasinya memang unik. Curug memiliki ketinggian sekitar 15 meter dengan aliran air yang terus mengalir.

Kemudian untuk guanya, ruangan dalamnya berukuran panjang 2 meter dan lebar sekitar dua meter. Lalu tingginya hanya 1,5 meter. Saat masuk ke dalam, juga ada tembusan menuju ke curug dengan panjang lubang sekitar empat meter. Sedangkan tinggi dan lebarnya masing-masing hanya satu meter.

“Dinding gua sekelilingnya berupa bebatuan, pada permukaan atasnya terdapat rembesan air. Untuk masuk ke dalam, aman,” terang Doni, anggota Pokdarwis sekaligus pemuda asal desa setempat.

Wisatawan atau pengunjung yang datang ke lokasi wisata ini tidak hanya bisa melihat gua dan curug. Tapi, bisa memanfaatkan sejumlah fasilitas pendukung yang tersedia.

Antara lain terdapat juga kolam renang, spot swafoto dan menara pandang. Lalu taman dan flying fox. Ada juga musala, camping ground, dan lain sebagainya.

Saat ini lokasi wisata ini sudah ditarik tiket. Namun, murah hanya Rp 5.000 per orang. tiket ini sudah termasuk parkir motor. Untuk parkir mobil tarifnya Rp 10 ribu.

“Tiap hari buka, paling ramai Sabtu dan Minggu serta hari libur. Rata-rata pengunjung dari sekitaran Pasuruan. Kalau luar daerah itu dari Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik, Jombang, serta lainnya,” cetus Kusmindar, anggota Pokdarwis lainnya. (zal/hn/fun) Editor : Jawanto Arifin
#kecamatan purwosari #kabupaten pasuruan #gua curug jati kauman #destinasi wisata #desa cendono