PAJARAKAN, Radar Bromo - Bulan suci Ramadan tinggal menghitung hari. Satgas Saber Polres Probolinggo mengintensifkan pengawasan stok dan harga kebutuhan pokok di sejumlah titik strategis di wilayah Kraksaan Rabu (11/2). Hasilnya dinilai masih aman dan terkendali.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP I Made Kembar Mertadana mengatakan, pengecekan dan pengawasan perlu dilaksanakan sebagai langkah preventif dan memastikan stabilitas harga.
Selain itu untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan terkendali menjelang bulan suci Ramadhan.
“Kami mengecek ketersediaan dan harga bapokting (bahan pokok penting) di sejumlah titik. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan menjelang Ramadhan,” katanya.
Ada tiga titik yang menjadi sasaran pengecekan yang semuanya di Kecamatan Kraksaan. Di antaranya Pasar Semampir, Pasar Modern Alfamart, dan SPBU Kebonagung.
Hasil monitoring di lapangan harga sejumlah komoditas bahan pokok relatif stabil.
Ketersediaan stok bahan pokok di pasar yang telah di datangi terpantau aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kemudian stok dan pasokan BBM di SPBU Kebonagung terpantau lancar tanpa adanya indikasi kelangkaan.
Secara umum kondisi harga dan stok bahan pokok di wilayah Kabupaten Probolinggo masih dalam keadaan aman dan stabil dan tak ditemukan praktik penimbunan ataupun permainan harga.
“Ada kenaikan beberapa komoditas. Kenaikan tersebut dinilai masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP),” ucapnya.
Made Kembar mewanti-wanti para pedagang dan distributor agar tidak memanfaatkan momen Ramadan untuk meraup keuntungan berlebihan.
Seluruh pedagang agar menjual bahan pokok sesuai ketentuan HET.
Satgas Saber Polres Probolinggo bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan.
Bukan hanya dalam hal penindakan, tetapi juga salah satu bentuk perlindungan kepada masyarakat agar daya beli tetap terjaga serta distribusi bahan pokok berjalan lancar.
“Apabila ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid