JAKARTA, Radar Bromo– PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama PT BRI Insurance (BRINS) kembali menjalankan komitmen meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui program Literasi Asuransi bagi nasabah Mekaar.
Kegiatan ini dilaksanakan di empat titik wilayah Indonesia. Yakni Sukabumi, Tegal, Probolinggo, dan Kabanjahe - yang berlangsung sejak tanggal 5 hingga 12 November 2025.
Dengan mengangkat tagline “Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi”, program ini diikuti oleh total 200 nasabah PNM Mekaar.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya PNM dalam meningkatkan kemampuan dan pemahaman finansial nasabah, khususnya perempuan pelaku usaha mikro.
Melalui kegiatan edukasi ini, peserta mempelajari peran asuransi dalam memberikan perlindungan atas risiko usaha maupun pendapatan keluarga, sehingga mampu memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.
Rangkaian kegiatan diselenggarakan pada:
• Sukabumi (Jawa Barat) – Hotel Laska, 5 November 2025
• Tegal (Jawa Tengah) – Hotel Aston Pekalongan, 10 November 2025
• Probolinggo (Jawa Timur) – ORIN Hall & Resto, 7 November 2025
• Kabanjahe (Sumatera Utara) – Hotel Miki Holiday, 12 November 2025
Setiap kegiatan diikuti oleh nasabah Mekaar dari masing-masing cabang dan mendapat dukungan penuh dari tim PNM dan BRINS.
Materi yang diberikan mencakup pengenalan dasar asuransi, manfaat perlindungan aset dan pendapatan, serta peran asuransi dalam menjaga ketahanan finansial keluarga—khususnya bagi pelaku usaha ultra mikro yang rentan terhadap risiko usaha.
Kolaborasi antara PNM dan BRINS ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas akses masyarakat terhadap edukasi keuangan yang inklusif.
Sinergi ini juga mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, terutama dalam meningkatkan kemampuan masyarakat prasejahtera dalam mengelola risiko dan mempersiapkan keamanan finansial jangka panjang.
PNM dan BRINS berkomitmen untuk terus memperluas program literasi di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kemandirian ekonomi nasabah serta penguatan ekosistem pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro.
Editor : Muhammad Fahmi