KADEMANGAN, Radar Bromo - Inflasi Kota Probolinggo pada Agustus 2023, cenderung landai. Tingkat inflasi bulanan sebesar 0,08 persen. Lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,09 persen.
Sementara inflasi tahunan mencapai 3,91 persen. Inflasi ini ditunjukkan secara umum dari harga sejumlah komoditas selama Agustus yang mengalami kenaikan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo Heri Sulistiono mengatakan, delapan kota indeks harga konsumen (IHK) mengalami inflasi. Inflasi Kota Probolinggo lebih rendah jika dibanding Juli lalu.
Penyebab inflasi dipicu oleh kenaikan sejumlah komoditas kebutuhan pokok. Di antaranya, komoditas beras, cabai rawit, tahu mentah, kentang, cumi-cumi, ikan kembung, kangkung, dan udang basah.
“Namun, inflasi tidak terlalu tinggi karena sejumlah komoditas juga alami deflasi. Seperti cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah," katanya.
Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Samsun Hadi menyebutkan, inflasi di Kota Probolinggo memang mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, beberapa faktor yang dapat berpotensi menjadi penyebab inflasi harus diwaspadai.
"Seperti risiko dampak fenomena El Nino yang dapat berpengaruh pada kinerja sektor pertanian. Ini masih perlu diwaspadai,” ujarnya. (riz/rud)
Editor : Ronald Fernando