Pengadaan stok beras yang dilakukan Bulog sejatinya untuk mengantisipasi adanya kekurangan stok beras yang ada di pasaran, khususnya sebelum masa panen raya. Apalagi bila permintaan beras tinggi, sementara persediaan beras yang ada cukup terbatas. Karena itulah usai panen raya, penyetokan gabah dan beras dilakukan secara intens.
"Kalau stok beras yang ada dalam gudang, kami lakukan evaluasi harian, mingguan dan bulanan. Sehingga dapat diketahui berapa stok yang ada. Serta kebijakan untuk pemenuhannya," kata asisten manajer operasional dan pelayanan publik Perum Bulog Sub Divre Probolinggo Nugroho.
Kebijakan tersebut direalisasikan dengan membeli gabah dan beras hasil panen masyarakat. Sementara untuk stok beras yang masih tersedia, akan dilakukan perawatan dan penyimpanan khusus. Upaya ini dilakukan dengan tujuan agar kualitas beras tetap baik.
"Kebijakan penyetokan tidak ada batasannya. Menyesuaikan kemampuan dan harga yang berada di pasaran. Sejauh ini untuk penyetokan beras kami dapat dari luar Probolinggo," tuturnya. (ar/fun) Editor : Ronald Fernando