Hal itu diterangkan Kepala Cabang Bolog Probolinggo Muhammad Ramadhan saat acara operasi pasar Senin (6/2) pagi. Menurutnya, pada tahun ini untuk target penyerapan gabah bulog nasional sebanyak 2,4 juta ton. Target itu meningkat lebih dari seratus persen dibandingkan tahun sebelmnya, yakni 1 juta ton.
“Untuk tahun sebelumnya kan ada program raskin. Sementara untuk tahun ini tidak ada. Sehingga permintaan tinggi. Olah karenanya bulog sendiri secara nasional pada tahun ini penyerapanya naik,” katanya.
Untuk target bulog cabang Probolinggo di tahun 2022 sebanyak 22.200 ton. Sementara penyerapan yang dilakukan sebanyak 22.306. Artinya sudah lebih dari target yang ditetapkan bulog nasional untuk cabang Probolinggo.
Sementara itu, untuk target penyerapan pada tahun 2023 masih belum keluar. Sehingga belum diketahui jumlah pastinya. Namun jika dilihat dari target penyerapan nasional, maka jelas akan naik.
“Yang jelas, melihat dari kenaikan penyerapan nasional, maka juga akan naik. Oleh karenanya pada musim panen Maret mendatang, bulog siap menyerap sebanyak banyaknya,” tandasnya. (rpd/fun) Editor : Ronald Fernando