Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pasar Lama Probolinggo yang Berubah Menjadi Plaza Probolinggo

Ronald Fernando • Minggu, 26 Februari 2023 | 15:08 WIB
BAKAL BERLANJUT: Akses Pasar Besar yang kini sudah dipaving. Inset; kondisi kios mangkrak di lantai dua Pasar Besar. Pemkot Pasuruan menargetkan revitalisasinya pada tahun depan. (Muhamad Busthomi-Dok. Radar Bromo)
BAKAL BERLANJUT: Akses Pasar Besar yang kini sudah dipaving. Inset; kondisi kios mangkrak di lantai dua Pasar Besar. Pemkot Pasuruan menargetkan revitalisasinya pada tahun depan. (Muhamad Busthomi-Dok. Radar Bromo)
Sejak zaman Belanda, Kota Probolinggo sudah memiliki beberapa pusat perekonomian. Salah satunya, Pasar Lama Probolinggo. Pasar itu terletak di simpang tiga Jalan Panglima Sudirman dan Jalan dr Sutomo. Pasar Lama sudah ada sejak masa kolonial. Ada foto yang membuktikan itu pada 1934. Pasar lama tampak identik dengan bangunan Belanda yang kokoh.




SUDAH RAMAI: Jalan akses Pasar Lama Probolinggo pada tahun 1930-an. Suasana Pasar Lama dengan beragam kendaraan yang lalu lalang. (Foto: Istimewa)
SUDAH RAMAI: Jalan akses Pasar Lama Probolinggo pada tahun 1930-an. Suasana Pasar Lama dengan beragam kendaraan yang lalu lalang. (Foto: Istimewa)
ZAMAN DULU: Suasana Pasar Lama dengan beragam kendaraan yang lalu lalang. (Foto: Istimewa)

EDI Martono, pegiat sejarah asal Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, mengatakan, kawasan Pasar Gotong Royong merupakan salah satu area pusat perekonomian. Bahkan, di lokasi tersebut juga ada beberapa pasar. Salah satunya Pasar Lama.

”Saya lupa tahun berapa Pasar Lama ini kemudian dibongkar dan dijadikan Plaza Probolinggo. Yang jelas lokasinya sama persis,” terangnya Sabtu (18/2) siang.

Photo
Photo
KERETA: Dokar menjadi salah satu alat transportasi. Suasana Pasar Lama dengan beragam kendaraan yang lalu lalang. (Foto: Istimewa)



Tidak hanya itu. Menurut Edi, di dalam Pasar Lama, banyak barang diperjualbelikan layaknya di Pasar Gotong Royong. Mulai ikan, sayuran, hinggar beragam pakaian.

”Jadi, dulunya di Pasar Lama itu juga terbentang jalan yang luas, yakni Jl dr Sutomo. Termasuk,  di jalan protokol, Jalan Panglima Sudirman. Namun, saat ini jalan lebih sempit,” imbuhnya.

Photo
Photo
BAGIAN DEPAN: Pengunjung Pasar Lama di masa lalu. Suasana Pasar Lama dengan beragam kendaraan yang lalu lalang. (Foto: Istimewa)

Pada 1986, terjadi kebakaran hebat. Bahkan, gedung Pasar Lama hampir rata dengan tanah. Tempat itu juga sering dimanfaatkan untuk ajang pentas seni setiap malam Minggu. Kemudian dibangun lagi menjadi Plaza Probolinggo pada 1987

Plaza Probolinggo juga sempat beberapa kali terbakar. Adapun barang yang dijual di plaza, antara lain, pakaian, perabotan, dan aksesori. Ada pula gedung bioskop.

Sayangnya, seiring berjalanya waktu, krisis terjadi. Sejumlah lini terdampak. Kemudian investor yang bekerja sama untuk membangun Plaza Probolinggo ”menjualnya” sebagian. Dari sanalah akhirnya Plaza Probolinggo seperti kondisinya sekarang. Bahkan, lebih dari 10 tahun, bangunan Plaza Probolinggo terbengkalai. (rpd)



Plaza Probolinggo Kembali Jadi Aset Kota

Plaza Probolinggo yang mangkrak tersebut belum bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Probolinggo. Sebelumnya, kepemilikan Plaza Probolinggo menuai polemik yang rumit dan panjang.

Photo
Photo
TUNGGU INVESTOR: Toko-toko di Probolinggo Plaza sekarang banyak tutup. Pemkot Probolinggo mempersilakan investor untuk masuk dan mengelola bangunan aset milik pemerintah daerah tersebut. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Setelah melalui proses selama 13 tahun, Plaza Probolinggo akhirnya kembali menjadi aset Pemkot Probolinggo. Pemkot bahkan tidak memberikan ganti rugi kepada pihak ketiga dalam proses peralihan itu.

Edi Martoyo menjelaskan, saat itu kejaksaan yang dipimpin oleh Kajari Yeni Puspita menjelaskan, pada 1987, Pemkot Probolinggo mengadakan perjanjian dengan pihak ketiga, yaitu PT Avilla Prima. Dalam perjanjian itu disepakati bahwa Plaza Probolinggo dikelola PT Avilla Prima selama 30 tahun.

Setelah 30 tahun, Plaza Probolinggo dikembalikan ke Pemkot Probolinggo tanpa ada ganti rugi. Mengingat, sebelumnya pihak ketiga itu meminta ganti rugi sebesar Rp 5 miliar kepada pemkot

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin menyebut, peralihan Plaza Probolinggo menjadi hadiah ulang tahun ke-661 bagi Kota Probolinggo. Yang paling penting dari peralihan Plaza Probolinggo itu, lanjut dia, adalah tidak lagi menjadi temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan).

Tidak hanya itu. Wali kota yang akrab disapa Habib Hadi ini juga mempersilakan kepada siapa saja investor yang hendak masuk. Termasuk, kalau PT Avilla Prima, ingin berinvestasi kembali, dipersilakan.

”Tapi, dengan peraturan-peraturan yang harus diikuti,” terangnya. (rpd/far)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pernah Konsultasi ke Kejaksaan Negeri

Proses pengambilalihan Plaza Probolinggo telah berlangsung cukup lama. Yaitu, sejak masa kepemimpinan Wali Kota Probolinggo Rukmini. Dalam prosesnya, pemkot sempat berkirim surat ke Biro Hukum Sekretariat Daerah Jatim pada 25 Juli 2017. Surat itu bernomor 180/1614/425.012/2017 perihal penyelesaian permasalahan hukum terkait Plaza Probolinggo.

Photo
Photo
MASIH TERLIHAT: Papan nama Probolinggo Plaza masih terpampang di depan plaza. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Pengambilalihan Plaza Probolinggo juga pernah dilakukan melalui gugatan perdata ke pengadilan negeri. Namun, langkah itu tidak membuahkan hasil. Pada 2019, Pemkot Probolinggo lantas melakukan penyelesaian sengketa Plaza Probolinggo di luar persidangan atau nonlitigasi.

Selain itu, Pemkot Probolinggo mengajukan legal opinion kepada pengacara negara, yaitu Kejari Kota Probolinggo tentang kebijakan-kebijakan yang diambil untuk menyelesaikan kasus itu di luar persidangan. (rpd/far) Editor : Ronald Fernando
#pasar tradisional kota probolinggo #sejarah kota probolinggo #pasar lama probolinggo