BANGIL, Radar Bromo–Sudah lama rencana revitalisasi Pasar Bangil muncul. Namun, sejauh ini tak kunjung terealisasi. Keterbatasan anggaran jadi salah satu penyebabnya. Selain itu, saat ini juga ada wacana untuk merelokasi pasar daerah tersebut.
Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Diana Lukita Rahayu mengungkapkan, Pemkab Pasuruan memang menginginkan agar Pasar Bangil bisa direvitalisasi. Agar menjadi ikon pasar modern di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Namun, hal itu belum bisa dijalankan. Karena belum ada ketersediaan anggaran untuk mewujudkannya. “Belum bisa merevitalisasi karena terganjal anggaran,” kata Diana saat ditemui di Pasar Bangil, Rabu (5/7).
Ia menambahkan, pemkab sendiri bukan tanpa upaya. Meski anggaran daerah belum tersedia, bukan berarti rencana itu dipupuskan begitu saja. Upaya masih dilakukan, dengan mengusulkan ke pemerintah pusat.
Sebab, biaya untuk mempermak Pasar Bangil membutuhkan dana yang tak sedikit. Miliaran rupiah bisa disedot untuk pasar setempat agar lebih modern. “Kami tetap usulkan ke pusat, supaya bisa mendapat sokongan anggaran,” timpalnya.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Fauzi memandang, revitalisasi Pasar Bangil perlu dilakukan. Karena sebagai ibu kota Kabupaten Pasuruan, harusnya Pasar Bangil mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
“Pasar Bangil harusnya bisa menjadi ikon. Makanya, perlu mendapat sentuhan. Supaya lebih modern,” ujarnya.
Ia berharap, Pemkab Pasuruan bisa mengupayakan. Baik itu mengalokasikan melalui anggaran daerah ataupun pengajuan ke provinsi maupun ke pusat. Sehingga, Pasar Bangil bisa direhab lebih layak. (one/mie)
Tentang Pasar Bangil
======================
-Alamat: Jalan Mangga 666 Kidul Dalem, Bangil
-Area Pasar: Depan jalan raya Bangil-Pandaan, bagian lainnay berbatasan dengan permukiman warga.
-Luas Lahan: 20.865 m2
-Jumlah Kios: 943 unit
-Jumlah Los: 585 unit
Sumber: Disperindag Jatim
Editor : Ronald Fernando