MAYANGAN, Radar Bromo - Kerusakan mesin uji kir di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo, cukup berdampak terhadap perolehan retribusinya. Dari target Rp 900 juta selama 2023, sejauh ini baru tercapai sekitar Rp 257 juta.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Kota Probolinggo Noviyanto Purwantoro mengatakan, retribusi PKB menjadi salah satu sektor menyumbang pendapatan asli daerah (PAD). “Target retribusi pengujian kendaraan bermotor tahun ini Rp 900 juta. Realisasi capaian hingga akhir Mei sudah Rp 257 juta,” katanya, Senin (3/7).
Purwantoro mengatakan, layanan UPTD PKB tidak beroperasi selama sekitar 2 bulan. Karena adanya kerusakan alat uji.
Selama itu pula pengujian kendaraan bermotor diarahkan ke daerah sekitar. Selama tidak beroperasi, tidak ada pendapatan dari retribusi PKB.
“Realisasi capaian itu terpotong pelayanan tutup atau tidak beroperasi sekitar selama 2 bulan,” jelasnya.
Terpisah, Kepala UPTD PKB Dishub Kota Probolinggo Hakiki Amalia mengatakan, pelayanan uji kendaraan bermotor sudah kembali beroperasi. Sudah kembali normal sejak Mei 2023.
“Alhamdulillah, sekarang pelayanan pengujian kendaraan bermotor sudah kembali normal,” katanya.
Amalia menambahkan, capaian retribusi PKB memang masih jauh dari target. Namun, pihaknya optimistis dapat mengejar dan target itu dapat terpenuhi.
Mengingat, tingkat kendaraan yang datang melakukan pengujian tahun ini sudah normal pascapandemi Covid-19.
“Kalau dibanding tahun kemarin, kendaraan yang melakukan pengujian kir lebih tinggi tahun ini. Semoga target PAD dari retribusi pengujian kendaraan bermotor dapat tercapai,” harapnya. (mas/rud)
Editor : Jawanto Arifin