TK Namira School II, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, terus berupaya menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman. Termasuk dalam penjemputan siswa. Sejak tahun ajaran kemarin, TK Namira School II menerbitkan Carped atau Parent Card Namira sebagai identitas untuk menjemput siswa.
Carped diberikan kepada orang tua masing-masing anak didik TK Namira School II. Kartu ini berisi identitas anak yang diberlakukan saat proses penjemputan ketika pulang sekolah.
Dengan adanya Carped, tidak semua orang bisa menjemput siswa TK yang berada di Jalan Raya Panglima Sudirman Nomor 3-5, Dringu, Kabupaten Probolinggo, ini.
Kepala TK Namira School II Astutik, S.Pd.I. mengatakan, Carped diterbitkan bertujuan mencegah kejahatan terhadap anak. Salah satunya penculikan. Dengan adanya Carped, keamanan dan kenyamanan anak didik semakin terjamin. “Memang tidak pernah ada kasus penculikan di sini. Namun, ini sebagai salah satu upaya antisipasi kami,” katanya.
Setiap Carped dilengkapi barcode. Di dalamnya terdapat identitas anak. Ketika proses penjemputan, orang tua atau orang yang diamanahi menjemput harus menunjukkannya kepada pihak sekolah. “Saat ditunjukkan kepada kami, kartu itu akan kami scan. Di situ nanti akan keluar identitas anaknya,” jelasnya.
Selain berhasil menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa, inovasi best practice ini berhasil mengantarkan Astutik masuk 40 nomine Kepala Sekolah Inspiratif Inovatif Berprestasi (Kesit) gelaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo. (uno/rud)
Editor : Jawanto Arifin