Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Semua Inovasi Nomine Lomba Inoda Memiliki Keunggulan

Jawanto Arifin • Selasa, 30 Mei 2023 | 13:20 WIB
Suasana kunjung lapangan ke peserta Lomba Inoda Senin (29/5). (Foto: Didik Purwanto/Radar Bromo)
Suasana kunjung lapangan ke peserta Lomba Inoda Senin (29/5). (Foto: Didik Purwanto/Radar Bromo)
PROBOLINGGO, Radar Bromo - Tim Juri Lomba Inovasi Daerah (Inoda) 2023 gelaran Bappelitbangda Kabupaten Probolinggo dan Jawa Pos Radar Bromo, mulai melakukan kunjungan lapang atau fact finding. Kunjungan lapang dilakukan selama tiga hari, dimulai Senin (29/5).

Pada hari pertama, kunjungan lapang dilakukan ke enam nomine. Antara lain, ke Puskesmas Pakuniran yang menampilkan inovasi “Penggunaan Mainan Wipe and Clean dan Video sebagai Media Edukasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Pasien Anak tentang Cara Menyikat Gigi yang Baik dan Benar.” Kedua, RSUD Waluyo Jati dengan inovasi “Sobat (Sahabat Antar Obat).” Ketiga, SMKN 2 Kraksaan dengan inovasi “Mobile Based Automatic Smart Garden.”

Yang menarik, tim juri juga melakukan kunjungan lapang ke tiga nomine yang sama-sama berasal dari SMAN 1 Kraksaan. Antara lain,”Literasi Sains pada Pembelajaran Menulis Esai Bermetode Sakera dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia.” Kedua,”Pemanfaatan Daun Pandan (Pandanus Amaryllifolius) sebagai Permen Antikaries Gigi.” Terakhir,”Kukiers Menuju Probolinggo Sehat dan Mandiri”.

Tim juri yang terdiri atas lima orang, tiga akademisi dan dua praktisi, mengunjungi keenam nomine satu per satu. Semua inovasi memiliki kelebihan masing-masing. Inovasi di Kecamatan Pakuniran yang diinisiasi oleh drg. Andina Muzayyanti misalnya, dinilai sangat efektif. Sebab, mudah dimengerti oleh anak.

“Promosi kesehatan tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar itu memang sudah banyak ya. Tapi, ini menurut saya istimewa. Sangat efektif, karena mudah dipahami oleh anak-anak,” terang Dra. Anna Maria DS, M.T., salah satu anggota tim juri.

Andina pun mempraktikkan caranya melakukan promosi kesehatan di hadapan tim juri. Promosi itu dilakukan di SDN Sumberkembar, dengan didampingi Kepala Puskesmas Pakuniran drg. Fransisca.

Inovasi lain yang menarik yaitu Sobat (Sahabat Antar Obat) di RSUD Waluyo Jati. Dengan inovasi ini, pasien rawat jalan tidak perlu antre terlalu lama untuk mendapat obat. Setelah diperiksa oleh dokter, pasien bisa langsung pulang. Kemudian, obat dikirim ke rumah menggunakan jasa Kantor Pos. Cukup membayar Rp 10 ribu, obat diantar ke rumah.



“Berdasarkan keterangan pasien tadi, cara ini bisa memudahkan pasien. Terutama yang sudah sepuh. Pasien tidak perlu antre obat. Cukup menunggu di rumah sambil istirahat dan obat diantar,” tambah juri yang lain, Dr. Muhammad Hifdil Islam, M.Pd. saat di RSUD Waluyo Jati. (hn)

 

Jadwal Kunjungan Lapang Hari Kedua




Editor : Jawanto Arifin
#pemkab probolinggo #lomba inovasi daerah