Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

15 Peserta Ditetapkan sebagai Nomine Lomba Inovasi Daerah

Ronald Fernando • Kamis, 25 Mei 2023 | 15:03 WIB
PAPARAN: Peserta dari Poktan Makmur Jaya II Pendil (batik biru) menunjukkan efek pemakaian biochar pada tanaman pakcoi di hadapan tim juri Lomba Inoda 2023 saat penilaian paparan dan inovasi proposal, Selasa (23/5) di ruang rapat sekretariat Bappelitbangd
PAPARAN: Peserta dari Poktan Makmur Jaya II Pendil (batik biru) menunjukkan efek pemakaian biochar pada tanaman pakcoi di hadapan tim juri Lomba Inoda 2023 saat penilaian paparan dan inovasi proposal, Selasa (23/5) di ruang rapat sekretariat Bappelitbangd
KRAKSAAN, Radar Bromo – Sebanyak 15 peserta berhasil menjadi nomine dalam lomba Inovasi Daerah (Inoda) 2023 Kabupaten Probolinggo. Mereka berasal dari tiga bidang. Yaitu, Bidang Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik; Bidang Energi, Lingkungan Hidup, dan Agribinis; dan Bidang Pendidikan dan Sains.

Para nomine diputuskan setelah digelar penilaian paparan dan inovasi proposal yang dilakukan selama tiga hari, Senin-Rabu (22-24/5). Kegiatan ini dilakukan di ruang rapat Sekretariat Bapelitbangda Kabupaten Probolinggo.

Photo
Photo


Selanjutnya, tim juri yang terdiri atas lima orang akan melakukan kunjungan lapang atau fact finding selama tiga hari. Semua nomine akan dikunjungi tim juri untuk mengetahui fakta riil di lapangan. Baru kemudian ditentukan pemenangnya.

Dr. Muhammad Hifdil Islam, M.Pd., salah satu juri dalam lomba yang digelar atas kerja sama Bappelitbangda Kabupaten Probolinggo dengan Jawa Pos Radar Bromo ini menilai, inovasi tahun ini relatif ada perkembangan dibanding tahun sebelumnya. Terutama di Bidang Pendidikan dan Sains.

“Saya melihat inovasi tahun ini lebih berkembang dibandingkan tahun lalu. Terutama di Bidang Pendidikan dan Sains. Memang seharusnya begitu. Harus ada perkembangan dari tahun ke tahun,” tuturnya, yang dibenarkan juri yang lain, Sugino, Ph.D.

Yang masih kurang adalah inovasi di Bidang Teknologi dan AI (artificial intelligence). Sedikit sekali peserta di bidang ini yang ikut serta. Bahkan, karena jumlahnya sedikit atau tidak memenuhi kuota, bidang ini akhirnya tidak dilombakan.

“Ini menunjukkan bahwa bidang teknologi dan AI memang masih awam bagi kebanyakan orang. Karena itu, kita (Kabupaten Probolinggo, Red) harus mengejar banyak hal yang sudah berkembang di luar sana,” tuturnya.

Juri yang lain, Prof. Dr. Ir. H. R. Abdul Haris, M.M. menambahkan, tahun ini 15 nomine Lomba Inoda yang ditetapkan tim juri sudah cukup baik dan membanggakan. Selanjutnya, semua nomine harus dikunjungi sebagai bagian dari proses penilaian sebelum menentukan pemenang.

“Saya berharap semua yang menjadi nomine bisa menyiapkan dan memperlihatkan semua proses di lapangan. Mulai siswa, guru, dan instansi,” tuturnya. (hn) Editor : Ronald Fernando
#radar bromo event #pemkab probolinggo #lomba inovasi daerah