Dua venue itu adalah lapangan bola voli outdoor di halaman Rusunawa Tembokrejo. Lapangan ini baru. Dasarnya berupa tanah yang masih empuk untuk pijakan para spiker saat melakukan smash. Satu venue lagi ialah lapangan indoor berdasar kayu di GOR Untung Suropati, Jalan Sultan Agung.
Panitia turnamen Selasa (16/8) mematangkan koordinasi di kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan, Jalan Sultan Agung. Berbagai pihak hadir dalam rapat koordinasi itu. Disparpora, Pengcab PBVSI Kota Pasuruan, serta Jawa Pos Radar Bromo.
Instansi pendukung lain juga mengutus perwakilan. Di antaranya, dinas kesehatan, dinas perindustrian dan perdagangan, dinas kominfotik, dinas lingkungan hidup, dinas permukiman, badan pendapatan, dan sebagainya. Rapat dipimpin oleh Kasi Olahraga Disparpora Hariroh.
Dalam koordinasi itu disampaikan, antara lain, tentang ketentuan peserta. Tim kelurahan boleh mengebon pemain dari luar Kota Pasuruan. Batasnya tiga pemain. ”Bukan anggota TNI, Polri, dan ASN,” jelas Kepala Biro Radar Bromo Pasuruan Nurlaily Arifiah.
Bendahara Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Pasuruan Slamet menjelaskan, pembolehan pemain bon-bonan ini bertujuan menyemarakkan turnamen. Masyarakat Kota Pasuruan bisa lebih terhibur dan menyukai bola voli.
Selain itu, memotivasi atlet bola voli Kota Pasuruan agar berlatih lebih giat dan memiliki skill permainan seperti para pemain yang dibon. ”Para atlet voli pemula supaya lebih semangat berlatih dan lebih menyukai bola voli,” ujar Slamet. (mg/far)
Rencana Turnamen Bola Voli Tarkam Wali Kota Cup 2022
Waktu Pelaksanaan:
Bapak penyisihan: 27 sampai 29 Agustus
Venue: Kompleks Rusunawa Tembokrejo
Semifinal dan final: 1 sampai 9 September 2022
Venue: GOR Unsur Kota Pasuruan, Jalan Sultan Agung
Peserta:
Perwakilan dari 46 kelurahan di Kota Pasuruan
Tim Putra: 30 tim
Tim Putri: 16 tim Editor : Jawanto Arifin