Seperti biasa, lomba galatama digelar di kolam pancing Bromo Fishing. Ada 84 peserta yang turut meramaikan lomba tersebut. Nah, Warna turun dengan nomor lapak 54. Dan nomor itu menjadi keberuntungan yang tidak disangka-sangka olehnya. Pria yang tidak pernah absen dalam lomba galatama lele ini menjadi juara, mengalahkan 84 peserta.
Gelaran lomba mancing ini tak pernah sepi peserta. Angler yang datangpun tak hanya dari Kabupaten/Kota Probolinggo saja, ada juga yang berasal dari Kabupaten/Kota Lumajang, dan sebagian dari Kabupaten/Kota Pasuruan.
Ditemui seusai lomba, Yusnantio mengatakan bahwa dalam mengikuti lomba yang perlu diperhatikan adalah umpan yang digunakan. “Kalau mancing yang penting harus tahu situasi. Jadi, bisa memilih umpan yang tepat. Apakah itu menggunakan cacing, daging ayam, atau telur. Bisa juga mengkombinasikan umpan itu agar lele semakin tertarik untuk memakan umpan,” ujarnya.
Lomba galatama lele dimulai sejak pukul 21.20 dan berakhir pukul 22.50. Selama 90 menit, galatama dibagi menjadi 2 jog yang tiap sesinya diberikan waktu selama 45 menit. Total lele 140 kilogram yang dibagi dalam 2 jog.
Perlombaan berjalan dengan meriah, teriakan semangat peserta terdengar sahut-sahutan ketika umpan disambar lele. Untuk menambah semangat dan keseruan dalam perlombaan, dibagikan hadiah bonus tarikan sebelum berakhirnya jog ke 2.
“Peserta semakin bersemangat ketika bonus tarikan diberikan. Ini kami bagikan hanya kepada 3 angler. Kedepannya akan kami tingkatkan kualitas dan kuantitas lele yang ada di kolam agar peserta lebih antusias,” ujar ketua panitia lomba galatama lele Ainul Mashudi.
Dari 2 jog yang telah dijalani selama 90 menit, dipilihlah 5 nominasi peserta yang mendapatkan tangkapan lele terberat. Selain Yunianto, juara kedua Dandi dengan nomor lapak 34 berat lele 2.663 kilogram berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp 600.000, ketiga Kramat dengan nomor lapak 69 berat lele 2.641 kilogram berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp 300.000. (ar/fun) Editor : Jawanto Arifin