Dalam lomba berhadiah uang tunai Rp 3,5 juta itu, Kholili berhasil mengangkat lele seberat 3,889 kilogram. Uang hasil lomba itu rencananya akan dia tabung.
“Saya tabung saja uangnya. Jaga-jaga takut ada kebutuhan mendadak,” ujarnya saat ditemui seusai lomba.
Kholili sendiri sudah sering mengikuti galatama di kolam pancing Bromo Fishing. Bahkan, dia sudah juara 10 kali sejak digelarnya lomba mancing mingguan ini.
“Kemenangan memang faktor rezeki, tapi umpan dan teknik memancing yang tepat akan berpengaruh pada hasil tangkapan,” katanya.
Sementara itu, lomba mancing mingguan yang digelar Sabtu lalu itu, kembali berlangsung seru. Kolam pancing Bromo Fishing yang berada di kantor Jawa Pos Radar Bromo pun ramai dipadati peserta dan penonton. Peserta yang ikut berpartisipasi juga berasal dari luar kota. Seperti Pasuruan dan Lumajang.
“Tingginya antusiasme peserta lomba sempat membuat bingung panitia, sempat terjadi saling klaim pendaftaran, tapi masih dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Ainul Mashundi, ketua panitia Galatama.
Galatama sendiri dimulai pukul 21.20 dan berakhir sampai pukul 22.50. Total 185 kilogram lele disebar di kolam dalam dua kali jok. Masing–masing jok diberikan waktu selama 45 menit. Di sela–sela perlombaan, dibagikan beberapa hadiah bonus tarikan yang membuat peserta semakin bersemangat mengikuti jalannya lomba.
Dari dua jok yang telah dilaksanakan selama 90 menit, diambil lima lele yang mempunyai bobot terberat dan memenuhi syarat penilaian yang diberikan oleh panitia. (mg1/hn) Editor : Jawanto Arifin