DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Bantuan Lebih Besar, untuk Meringankan Beban Korban Kebakaran

Muhamad Busthomi • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 13:13 WIB
TINJAU: Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Jumain saat turun langsung untuk mengecek kondisi rumah warga di Dusun Trimo, Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi yang terbakar. (DPRD Kabupaten Pasuruan for Radar Bromo)
TINJAU: Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Jumain saat turun langsung untuk mengecek kondisi rumah warga di Dusun Trimo, Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi yang terbakar. (DPRD Kabupaten Pasuruan for Radar Bromo)

BANGIL, Radar Bromo - Perhatian terhadap korban kebakaran di Dusun Trimo, Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, tidak berhenti pada penanganan kedaruratan.

DPRD Kabupaten Pasuruan, mendorong agar korban mendapat bantuan lanjutan untuk meringankan beban, setelah rumah sekaligus toko miliknya terbakar.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Jumain turun memastikan kebutuhan korban tertangani.

Ia juga mendorong perangkat daerah terkait, terutama Dinas Sosial dan BPBD, agar memberikan dukungan sesuai kebutuhan warga terdampak.

“Bantuan dari Dinsos dan BPBD untuk logistik kedaruratan sudah diberikan,” kata Jumain.

Menurut dia, bantuan pada tahap awal penting, untuk memenuhi kebutuhan mendesak korban.

Namun, kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber penghasilan, membutuhkan perhatian lebih panjang.

Karena itu, Jumain menyatakan akan mendorong adanya bantuan dengan nilai yang lebih besar.

Harapannya, beban korban tidak seluruhnya ditanggung sendiri setelah musibah.

“Kami akan coba dorong untuk mengupayakan bantuan yang lebih besar, demi meringankan beban warga terdampak kebakaran,” ujarnya.

Bagi Jumain, penanganan pascakebakaran tidak cukup hanya dengan memastikan api padam.

Warga yang kehilangan rumah dan tempat usaha, perlu mendapat dukungan agar dapat kembali menjalankan kehidupan sehari-hari.

Terlebih, toko yang terbakar merupakan bagian dari aktivitas ekonomi korban.

Kehilangan bangunan dan barang dagangan sekaligus, berarti hilangnya tempat tinggal dan sumber penghasilan.

“Yang penting kebutuhan warga terdampak ini, jangan sampai terlewat. Kami akan koordinasikan dan dorong agar bantuan yang bisa diberikan pemerintah, lebih maksimal,” tandasnya. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
sidak dewan kebakaran dprd kabupaten pasuruan bantuan