BANGIL, Radar Bromo — Pemerintah Kabupaten Pasuruan memperkuat kolaborasi pembangunan, dengan membentuk enam tim dan forum strategis.
Langkah itu ditempuh, untuk menyatukan arah program pemerintah daerah dengan dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat.
Enam tim tersebut meliputi Tim Fasilitasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSL BU), Forum TJSL BU, Lembaga Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup (PJLH), Forum Kabupaten Pasuruan Sehat, Komite Ekonomi Kreatif, serta Jaringan Petani Progresif (JPP).
Bupati Pasuruan M Rusdi Sutejo menegaskan, pembentukan enam tim tersebut, diproyeksikan menjadi wadah sinkronisasi program lintas sektor, agar pembangunan daerah berjalan lebih efektif.
"Pada dasarnya ini adalah sinkronisasi program seluruh stakeholder di Kabupaten Pasuruan. Pemerintah daerah, dunia usaha, serikat pekerja, dunia pendidikan, sektor pertanian, dan seluruh elemen harus berjalan bersama. Tidak boleh berjalan sendiri-sendiri," ujarnya.
Mas Rusdi-sapaannya-menjelaskan, pembentukan itu juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat, yang mendorong daerah memanfaatkan berbagai sumber pendanaan kreatif untuk pembangunan.
Sebelumnya, ia bersama ratusan kepala daerah mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama pimpinan DPR RI, Komisi II DPR RI, dan Kementerian Dalam Negeri.
Salah satu pembahasan utama ialah, pengaturan pemanfaatan dana TJSL perusahaan dan Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup, agar selaras dengan program prioritas daerah serta Asta Cita Presiden.
"Alhamdulillah Kabupaten Pasuruan sudah mendahului. Kalau nanti ada aturan baru dari pemerintah pusat, kemungkinan kami hanya menyesuaikan beberapa hal," katanya.
Menurut Mas Rusdi, enam tim tersebut akan difokuskan mendukung berbagai program prioritas.
Mulai peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan sektor pertanian melalui program Merdeka Pupuk, Petani Milenial, eco farming, hingga penerapan teknologi pertanian yang akan bersinergi dengan Jaringan Petani Progresif.
Pemkab juga ingin memperluas kolaborasi dengan dunia usaha, untuk menyelesaikan persoalan air bersih di wilayah yang masih mengalami kekeringan setiap musim kemarau.
Selama ini, penanganan masih mengandalkan distribusi air menggunakan mobil tangki.
"Kita tahu itu hanta solusi sementara. Yang kita butuhkan adalah solusi permanen, agar masyarakat di daerah yang kekurangan air bisa mendapatkan layanan air bersih secara berkelanjutan," tegasnya.
Selain itu, pemerintah daerah kembali menekankan komitmen, agar perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pasuruan, memprioritaskan tenaga kerja lokal selama kompetensinya memenuhi kebutuhan industri.
"Kami ingin masyarakat Kabupaten Pasuruan, menjadi prioritas ketika perusahaan membuka rekrutmen tenaga kerja," ujar Mas Rusdi.
Kolaborasi dengan sektor swasta juga diarahkan untuk mendukung penataan ruang publik.
Termasuk kawasan Bundaran Apollo dan Bundaran Gempol, sebagai pintu gerbang wilayah barat Kabupaten Pasuruan.
Penataan kawasan tersebut diharapkan dibarengi peningkatan penerangan jalan dan fasilitas keselamatan lalu lintas, guna menekan angka kecelakaan sekaligus memperkuat citra daerah di mata investor.
Tak hanya itu, dukungan juga akan diarahkan pada pengembangan ekonomi kreatif, olahraga, hingga rehabilitasi lahan kritis, melalui penanaman pohon di kawasan hulu.
Langkah tersebut dinilai penting, untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menjamin keberlanjutan sumber air.
Mas Rusdi meminta seluruh tim yang telah dikukuhkan, segera bekerja sesuai tugas masing-masing dengan mengutamakan program, yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Saya berharap seluruh tim bekerja cepat, praktis, dan sesuai tugas masing-masing. Yang paling penting, setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat, bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan," paparnya. (tom/one)
Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor dan Sinkronisasi Program Prioritas
6 TIM DAN FORUM STRATEGIS BARU
- Tim Fasilitasi TJSL BU (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha)
- Forum TJSL BU (Wadah sinergi dana CSR perusahaan)
- Lembaga PJLH (Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup)
- Forum Kabupaten Pasuruan Sehat
- Komite Ekonomi Kreatif
- Jaringan Petani Progresif (JPP)
FOKUS PROGRAM PRIORITAS
- Sektor Pertanian: Merdeka Pupuk, Petani Milenial, eco farming, dan teknologi tani.
- Krisis Air Bersih: Mendorong solusi permanen pipa air (bukan sekadar tangki darurat).
- Tenaga Kerja: Komitmen penyerapan tenaga kerja lokal oleh perusahaan di Pasuruan.
- Tata Ruang dan Infrastruktur: Penataan Bundaran Apollo Gempol, lampu jalan, dan fasilitas keselamatan.
- Kelestarian Alam: Rehabilitasi lahan kritis lewat tanam pohon di kawasan hulu.
Baca Juga: Gedung SDN Petung III Kembali Kokoh, Bupati Mas Rusdi Resmikan Hasil Kolaborasi dengan Pihak Swasta
Editor : Moch Vikry Romadhoni