BANGIL, Radar Bromo - TPA Wonokerto berbenah. Pemkab Pasuruan menggelontorkan anggaran Rp 2,9 miliar, untuk mengoptimalkan sistem pengelolaan lindi, cairan hasil peresapan sampah yang berpotensi mencemari lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan Nur Kholis mengatakan perbaikan ini, menyasar langsung jantung persoalan pengelolaan sampah di TPA Wonokerto.
"Sistem pengolahan lindi harus berfungsi optimal. Kalau tidak ditangani serius, potensi pencemaran lingkungan di sekitar TPA bisa makin besar," ujarnya.
Lingkup pekerjaannya tidak kecil. Mulai pembangunan dan perbaikan saluran lindi, rehabilitasi bangunan pengolahan, pembangunan platform pre-treatment, hingga optimalisasi sistem WWTP atau instalasi pengolahan air limbah. Ditambah fasilitas pendukung berupa tempat cuci kendaraan operasional TPA.
Seluruh pekerjaan mengacu pada dokumen perencanaan teknis, rencana kerja dan syarat-syarat, serta rencana anggaran biaya dengan mengutamakan kualitas, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja.
"Target kami, sistem lindi di TPA Wonokerto bisa beroperasi efektif, terintegrasi, dan benar-benar mengurangi risiko pencemaran," kata Nur Kholis. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin