BANGIL, Radar Bromo - Upaya deteksi dini penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat.
Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bangil menggelar Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) Screening HIV bagi ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP), Jumat (24/4).
Sebanyak 570 WBP mengikuti pemeriksaan yang melibatkan sebelas puskesmas dan satu Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk menekan risiko penularan HIV di dalam rutan.
Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menegaskan skrining kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang tidak bisa diabaikan dalam sistem pemasyarakatan.
“Skrining ini penting sebagai langkah deteksi dini sekaligus upaya pencegahan penularan HIV di lingkungan rutan. Kami ingin memastikan seluruh warga binaan mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak,” ujarnya.
Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan dengan tetap menjunjung prinsip kerahasiaan dan kesukarelaan.
Selain tes kesehatan, WBP juga mendapatkan layanan konseling untuk memberikan pemahaman komprehensif terkait HIV/AIDS.
Menurut Yanuar, pendekatan humanis menjadi kunci dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Tidak hanya berfokus pada pemeriksaan, tetapi juga edukasi agar warga binaan memiliki kesadaran menjaga kesehatan diri.
“Warga binaan tidak hanya diperiksa, tetapi juga diedukasi agar memahami pentingnya pencegahan dan penanganan HIV,” imbuhnya. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin