BANGIL, Radar Bromo - Pelayanan publik di Kabupaten Pasuruan dipastikan tetap prima meski memasuki libur panjang Idul Fitri 1447 H dan Hari Raya Nyepi.
Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo menegaskan, sektor-sektor vital, mulai dari kesehatan hingga kedaruratan, wajib tetap siaga melayani masyarakat tanpa jeda.
Meski memberikan lampu hijau bagi ASN untuk mudik dan mempererat silaturahmi, orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan ini memberikan pengecualian bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak.
Selain RSUD Bangil, RSUD Grati, dan puskesmas induk, lini kedaruratan seperti Call Center 112 hingga petugas teknis di lapangan, tetap diminta "on" selama 24 jam.
"Pelayanan publik tidak boleh kendor. Terutama untuk sektor kesehatan dan kedaruratan seperti layanan 112, personelnya harus tetap siaga mengantisipasi kondisi darurat di tengah masyarakat," tegas Mas Rusdi—sapaan akrab bupati.
Bagi Mas Rusdi, Lebaran adalah momen sakral setahun sekali yang patut dirayakan bersama keluarga besar.
Oleh karena itu, ia memberikan atensi khusus bagi para petugas yang tetap berdinas di hari raya.
Ia menginstruksikan seluruh Direktur RS, Kepala Puskesmas, hingga kepala dinas terkait untuk mengatur jadwal piket (shift) secara bijaksana.
"Saya sudah instruksikan jajaran pimpinan perangkat daerah untuk mengatur shift dengan baik. Tujuannya agar petugas medis dan tim kedaruratan tetap punya waktu berlebaran bersama keluarga secara bergantian. Loyalitas mereka dalam melayani di hari raya insyaallah menjadi ladang amal ibadah," imbuhnya.
Di sisi lain, bagi para ASN yang akan bertolak ke kampung halaman, Mas Rusdi menitipkan pesan keselamatan.
Mengingat volume kendaraan yang diprediksi melonjak tajam, ia meminta para abdi negara tetap waspada dan mengutamakan keselamatan selama di perjalanan.
"Tetap hati-hati dan waspada selama mudik. Jangan memaksakan diri jika lelah. Semoga selamat sampai tujuan dan kembali ke kantor dengan semangat baru untuk melayani masyarakat Pasuruan," tukasnya. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin