Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ditinggal Mandi, Bengkel Motor di Rembang Pasuruan Ludes Terbakar, Pemiliknya Sempat Terjebak di Dalam

Muhamad Busthomi • Rabu, 25 Februari 2026 | 17:14 WIB

LUDES: Personel damkar dan kepolisian di bengkel motor milik Fahmi di Rembang yang terbakar Selasa (24/2) malam.
LUDES: Personel damkar dan kepolisian di bengkel motor milik Fahmi di Rembang yang terbakar Selasa (24/2) malam.

BANGIL, Radar Bromo —Warga Dusun Nganglang, Desa Oro-Oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, dibuat gempar Selasa malam (24/2).

Ini setelah sebuah bengkel motor dilalap si jago merah. Api diduga berasal dari kompor yang menyambar bensin di dalam bengkel, sehingga kobaran cepat membesar dan meludeskan bangunan berikut isinya.

Kebakaran itu melanda bengkel milik Fahmi Dwi Ardian, 22, warga setempat. Saat kejadian, korban sempat terjebak di dalam bangunan.

Namun akhirnya berhasil dievakuasi warga. Ia mengalami luka bakar pada tangan kiri dan kedua kakinya.

Kapolsek Rembang AKP Supriyanto mengatakan, kebakaran bermula ketika korban menyalakan kompor untuk merebus air, lalu meninggalkannya untuk mandi. Tanpa disadari, api dari kompor menyambar bensin yang berada di dekatnya.

“Api dengan cepat merembet ke barang-barang mudah terbakar di dalam bengkel dan menjalar hingga kamar di bagian atas bangunan. Korban sempat terjebak sebelum warga menolong,” ujarnya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung berupaya memadamkan api menggunakan air seadanya sambil mengevakuasi korban. Namun, kobaran tak terkendali hingga akhirnya satu unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Pasuruan dikerahkan ke lokasi.

Satu jam berselang, api berhasil dipadamkan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menghanguskan peralatan bengkel dan perabot rumah tangga milik korban. Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 50 juta.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.

Dugaan sementara, kebakaran murni akibat kelalaian penggunaan kompor di dekat bahan bakar.

“Tidak ditemukan unsur kesengajaan. Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan kompor, terutama di dekat bahan mudah terbakar seperti bensin,” tandasnya. (tom/fun)

Editor : Fandi Armanto
#kecamatan rembang #damkar #rembang #bengkel terbakar #polsek rembang