BANGIL, Radar Bromo - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali marak di Kabupaten Pasuruan dalam dua pekan terakhir.
Sejumlah laporan masuk dari wilayah perkotaan hingga pedesaan. Mulai motor hilang saat di parkir di halaman rumah hingga dibawa kabur saat pemilik lengah di area pertokoan.
Menanggapi tren tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasuruan langsung mengambil langkah cepat.
Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas, menegaskan bahwa seluruh unit kini dimaksimalkan untuk mempercepat pengungkapan.
“Ya, kita maksimalkan lidik. Upaya ungkap kita maksimalkan,” tegas Adimas saat dikonfirmasi, kemarin (4/12).
Menurutnya, sejumlah titik rawan sudah dipetakan. Tim opsnal diterjunkan untuk melakukan penyelidikan lapangan, termasuk menggali rekaman CCTV, memeriksa pola operasi pelaku, hingga menelusuri jalur-jalur kabur yang kerap digunakan komplotan curanmor.
Selain penegakan hukum, Polres Pasuruan juga memperkuat langkah pencegahan. “Upaya preventif melalui kring serse kita perkuat,” ujarnya.
Kring serse merupakan patroli berbasis pengawasan wilayah yang dilakukan secara acak dan berlapis di titik-titik rawan kejahatan.
Polres juga menggencarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan pada jam-jam rawan. (tom/one)
Editor : Moch Vikry Romadhoni