BANGIL, Radar Bromo –Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil kembali melakukan penataan hunian agar tak overload. Puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Bangil kembali dipindah.
Usai pertengahan November lalu ada puluhan WBP dipindah ke Lapas Bojonegoro, Selasa (25/11) lalu giliran 36 WBP Rutan Bangil dipindah ke Lapas Surabaya.
Kepala Rutan Bangil Yanuar Rinaldi mengatakan, langkah ini dilakukan untuk pemerataan kapasitas serta memastikan pembinaan lanjutan berjalan optimal.
“Pemindahan dilakukan untuk mendukung 13 Program Akselerasi yang dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujarnya.
Sejumlah petugas dari staf KPR hingga staf registrasi turut diterjunkan.
Setiap personel telah dibagi sesuai tugas, mulai pendataan, pemeriksaan fisik, hingga pengamanan lapangan.
Yanuar menjelaskan, pemindahan ini bertujuan mengurangi kelebihan kapasitas serta memastikan warga binaan dapat mengikuti program pembinaan secara optimal.
Seluruh rangkaian pemindahan berlangsung tanpa kendala. “Koordinasi antarpetugas solid, ditambah dukungan pengawalan dari Brimob Porong. Semua mengikuti SOP pemasyarakatan,” imbuhnya.
Kendaraan operasional khusus disiapkan untuk mengangkut para WBP.
Sebelum diberangkatkan, setiap penghuni rutan menjalani prosedur pemeriksaan ketat.
Mulai pengecekan identitas, pemeriksaan barang, hingga penempatan sesuai standar keamanan.
“Dengan pemindahan ini, kami berharap kapasitas hunian lebih terkendali, sehingga pembinaan bagi para warga binaan bisa berjalan lebih efektif,” bebernya. (tom/one)
Editor : Muhammad Fahmi