Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Penjelasan Ponpes Dalwa Pasuruan soal Insiden Belasan Santrinya Jatuh dari Tangga, Fokus Pemulihan-Trauma Healing

Muhamad Busthomi • Jumat, 31 Oktober 2025 | 03:06 WIB
IKUT BERDUKA: Perwakilan Ponpes Dalwa soal insiden belasan santri jatuh dari tangga hingga membuat 1 santri meninggal.
IKUT BERDUKA: Perwakilan Ponpes Dalwa soal insiden belasan santri jatuh dari tangga hingga membuat 1 santri meninggal.

BANGIL, Radar Bromo– Ponpes Darullughah Wadda’wah (Dalwa) Bangil akhirnya memberikan penjelasan resmi tentang jatuhnya belasan santri dari tangga gedung di Kompleks Dalwa 3 di Rembang, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/10) malam.

Pihak ponpes memastikan, insiden itu tidak ada kaitannya dengan kelalaian konstruksi.

Pengacara Ponpes Dalwa Maulana Sholehodin menyampaikan, keluarga besar pesantren ikut merasakan duka mendalam atas insiden itu.

Hal itu disebutkan sebagai merupakan musibah yang tidak terduga.

“Kami tentu merasakan duka mendalam. Setiap musibah itu unpredictable. Tidak ada yang menginginkan musibah seperti ini terjadi,” ujar Maulana kepada awak media, Kamis (30/10).

Maulana juga membantah dugaan kelalaian konstruksi yang menyebabkan insiden tersebut.

Menurutnya, jatuhnya para santri tidak ada kaitannya dengan proses pembangunan gedung yang memang masih dalam tahap penyempurnaan. Kondisi fisik gedung kuat dan kokoh.

“Struktur tangganya kokoh, tidak ada bagian yang roboh. Bahkan, cuil pun tidak. Peristiwa ini terjadi setelah kegiatan malam itu di lantai atas,” katanya.

Selayaknya remaja yang bermukim di pesantren, para santri laki-laki turun tangga dengan berduyun-duyun lantaran hendak segera beristirahat. “Saat itulah beberapa santri ada yang terpeleset dan terjatuh,” paparnya.

Perwakilan Pengasuh Ponpes Dalwa Habib Ali bin Abu Bakar Assegaf juga menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga santri yang menjadi korban.

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00, ketika para santri baru saja menuntaskan kegiatan musyawarah.

“Para santri hendak beristirahat dan turun tangga bersamaan dalam jumlah banyak,” jelas Habib Ali.

Habib Ali menjelaskan, tangga tempat kejadian berada pada bangunan gedung yang masih dalam tahap penyempurnaan. Kondisi tangga kokoh, tapi memang belum dipasang pagar.

“Tangga itu memang belum dipasang pagar besi, karena masih menunggu bahan datang. Tapi sebenarnya, sudah ada kayu dan hardplex tebal sebagai pengaman tangga sementara,” katanya.

Setelah insiden tersebut, 12 santri dilarikan ke RSUD Bangil. Dan kini tersisa tiga santri yang masih dirawat.

Sebagian lainnya kembali ke ponpes dan beberapa di antaranya kembali ke rumah masing-masing.

Pihak ponpes pun menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan santri. Malam itu, ponpes menghubungi keluarga para korban dan berkoordinasi.

 “Kami langsung berkoordinasi dengan keluarga korban malam itu juga. Keluarga menerima ini sebagai musibah. Dan untuk santri yang wafat, keluarga meminta agar dimakamkan di pemakaman pesantren,” ujarnya. 

Maulana menambahkan, ponpes sudah memperlakukan korban meninggal dengan baik.

Dan saat ini, ponpes memprioritaskan pemulihan santri yang luka dan penanganan trauma psikologis. Karena bagaimanapun, setiap peristiwa akan meninggalkan rasa traumatis.

“Tentu trauma healing itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan mengembalikan psikologis para santri seperti semula,” beber dia.

Di sisi lain, menurutnya, pesantren akan meningkatkan pengawasan keamanan di seluruh area pondok. Agar tidak menimbulkan kejadian serupa di kemudian hari.

“Pihak pesantren sudah menambah petugas pengawas dan mengimbau santri lebih berhati-hati. Yang perlu dicatat juga, tidak ada wali santri yang menuntut. Semua pihak memahami ini sebagai musibah,” jelas Maulana. (tom/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#dalwa #pasuruan #Darullughah Wadda wah #santri #rsud bangil #jatuh dari tangga #rembang #musibah #bangil