GEMPOL, Radar Bromo – Pembangunan dua dam di Kecamatan Gempol, diburu waktu.
Karena, pengerjaan dua dam tersebut yakni Dam Selang di Desa Wonosari dan Dam Mojokopek di Ngerong, Kecamatan Gempol, harus tuntas November.
Selain mengejar target waktu penyelesaian, juga antisipasi penghujan. Karena keberadaan hujan, bukan tidak mungkin akan membuat pengerjaan terganggu.
"Pekerjaan fisik rehabilitasi di Dam Selang dan Mojokopek, terus kami dorong. Diharapkan selesai November. Soalnya waktunya juga kian mepet," beber Kabid Sumber Daya Air Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Widya Purwanti.
Ia menjelaskan, rehabilitasi Dam Selang dianggarkan Rp 4,3 miliar dengan pelaksana CV Anugrah Perdana.
Sedangkan rehabilitasi Dam Mojokopek, hanya Rp 1,26 miliar dengan pelaksana CV Tirta Karya Utama.
Di Dam Selang, sudah tahap pembesian untuk foot plat dinding atas. "Progresnya sudah 49 persen,” kata Khoiron, pengawas lapangan dari CV Anugrah Perdana.
Adapun untuk rehabilitasi Dam Mojokopek, forplat lantai dan dinding sayap hilir bawah dan badan sayap hilir sudah selesai dikerjakan.
Sekarang, proses pembesian sayap hilir dan pekerjaan timbunan tanah mercu.
"Untuk Dam Mojokopek, progres pekerjaan fisiknya sudah dapat 66 persen. Insyaallah target pertengahan November selesai, jika tidak ada kendala non teknis," ucap Mustopa, pengawas lapangan dari CV Tirta Karya Utama.
Rusaknya fisik bangunan di dua dam ini, karena faktor bencana. Usulan pembenahan ke pusat, diajukan sejak 2021 lalu. Realisasinya, tahun ini. (zal/one)
Editor : Fahreza Nuraga