Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Beginilah Kehebohan Bangil Carnival yang Diikuti Ribuan Peserta dari 24 Kecamatan, Tilik Momen Indahnya di Sini

Rizal Syatori • Senin, 22 September 2025 | 00:33 WIB
CIRI KHAS BANGIL: Patung kepiting raksasa dari Desa Raci, Kecamatan Bangil yang menggambarkan hasil kekayaan laut nelayan
CIRI KHAS BANGIL: Patung kepiting raksasa dari Desa Raci, Kecamatan Bangil yang menggambarkan hasil kekayaan laut nelayan

BANGIL, Radar BromoHari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096 begitu banyak memiliki rangkkaian acara. Sejumlah acara itu banyak menyita antusiasme masyarakat.

Tilik saja Minggu (21/9) pagi, ada Bangil Carnival digelar di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Ribuan peserta dan penonton memeriahkan kegiatan itu.

ADA HISTORIS: Sejarah berdirinya Kerajaan Singosari ditampilkan peserta dari Kecamatan Prigen.
ADA HISTORIS: Sejarah berdirinya Kerajaan Singosari ditampilkan peserta dari Kecamatan Prigen.

Ada lebih 3.000 peserta dan 100 kendaraan mengikuti Bangil Carnival. Mereka berasal dari 38 kontingen. Terdiri dari 24 kecamatan, 11 kelurahan dan empat desa di Kecamatan Bangil.

Tidak hanya pesertanya yang mencapai ribuan. Ribuan warga tumppek blek untuk menonton dengan anstusias.

Mereka berjejer rapi di rute sepanjang satu kilometer. Membuat arus lalu lintas di jalan nasional dialihkan ke jalan tol Gempol-Pasuruan.

ANIMO TINGGI: Semarak peserta dan penonton karnaval yang sangat antusias untuk menyambut acara rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096 tersebut
ANIMO TINGGI: Semarak peserta dan penonton karnaval yang sangat antusias untuk menyambut acara rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096 tersebut

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, peserta dilepas di kawasan Bangkodir, Pogar sekitar pukul 09.00 dan finish di Alun-alun Bangil.

Masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pasuruan berdatangan sejak sebelum pukul 09.00, demi melihat acara ini.

Penampilan peserta karnaval yang juga membawa unsur budaya
Penampilan peserta karnaval yang juga membawa unsur budaya

Makin siang, rute sepanjang satu kilometer itu kian ramai. Penonton memadati kanan dan kiri jalan yang jadi rute peserta.

"Bangil Carnival ini digelar khusus oleh Dinas Pariwisata untuk memperingati jadi Jadi Kabupaten Pasuruan,” terang Nusantoro, panitia Bangil Carnival.

Penampilan peserta karnaval yang juga membawa unsur budaya
Penampilan peserta karnaval yang juga membawa unsur budaya

Para peserta carnival menurut Santo (sapaan akrabnya), berpenampilan sesuai tema dan budaya lokal masing-masing kecamatan, kelurahan atau desa. Dengan tema ini, penampilan mereka sangat beragam.

Salah satu peserta Bangil Carnival yang paling mencolok, yaitu penampilan Desa Raci, Kecamatan Bangil.

JADI PERHATIAN: Kepiting raksasa yang dibuat Desa Raci, Kecamatan Bangil yang menggambarkan hasil kekayaan laut nelayan.
JADI PERHATIAN: Kepiting raksasa yang dibuat Desa Raci, Kecamatan Bangil yang menggambarkan hasil kekayaan laut nelayan.

Pemdes Raci menampilkan patung kepiting raksasa yang menggambarkan kekayaan laut nelayan Ragi di Bangil.

MEMBELUDAK: Penonton yang antusias menyaksikan BangilCarnival 2025.
MEMBELUDAK: Penonton yang antusias menyaksikan BangilCarnival 2025.

Ada juga Kecamatan Prigen yang menampilkan kisah berdirinya Kerajaan Singosari. Ada iring-iringan kerajaan, juga replika pendapa yang menggambarkan Kerajaan Singosari.

"Acaranya bagus, keren, dan menghibur. Tema yang diusung beragam. Siang hari cuacanya cerah sekaligus terik di Bangil, jadi terasa panas," kata Anita, salah seorang penonton asal Kecamatan Prigen.

SUDAH DIANTISIPASI: Pengalihan arus lalu lintas jalan menuju ke pusat perkotaan Bangil, selama acara berlangsung.
SUDAH DIANTISIPASI: Pengalihan arus lalu lintas jalan menuju ke pusat perkotaan Bangil, selama acara berlangsung.

Satlantas Polres Pasuruan pun melakukan rekayasa lalu lintas selama acara berlangsung. Kendaraan di ruas jalan nasional Surabaya - Banyuwangi dan sebaliknya, termasuk di ruas jalan Pandaan - Pasuruan dan sebaliknya, dialihkan via Tol Gempol - Pasuruan.

"Arus lalin selama acara ini dialihkan via Tol Gempol - Pasuruan, mulai pagi hingga selesainya acara. Sosialisasi sudah kami lakukan sebelumnya. Petugas juga siaga di beberapa titik pengalihan arus lalu linas,” terang KBO Satlantas Polres Pasuruan Ipda. Hendik Arianto.

Di sisi lain, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengatakan, antusiasme luar biasa di acara ini. Penonton maupun peserta sama-sama puas menyaksikan.

Kedepan akan digelar menjadi agenda rutin, sekaligus rangkaian memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan.

"Kami tempatkan acara ini di Bangil karena Bangil menjadi ibukota Kabupaten Pasuruan," beber Bupati Rusdi.

(zal/hn)

Editor : Fandi Armanto
#Gus Shobih #Mas Rusdi #bangil ibu kota kabupaten #pemkab pasuruan #Bangil Carnival