Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gara-gara Hal Ini, Pembangunan RPA di Kabupaten Pasuruan Mengambang

Iwan Andrik • Selasa, 26 Agustus 2025 | 20:05 WIB
BERI MAKAN: Peternak saat memberikan pakan ayam-ayamnya. Saat ini, belum ada RPA di Kabupaten Pasuruan.
BERI MAKAN: Peternak saat memberikan pakan ayam-ayamnya. Saat ini, belum ada RPA di Kabupaten Pasuruan.

BANGIL, Radar Bromo - Jumlah populasi unggas di Kabupaten Pasuruan cukup tinggi. Namun hal itu, belum ditunjang dengan fasilitas yang memadai.

Salah satunya, Rumah Potong Ayam (RPA) yang tak kunjung dimiliki hingga saat ini.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan adalah drh Ainur Alfiah mengatakan, populasi unggas di Kabupaten Pasuruan mencapai 26 juta ekor. Tak hanya ayam tetapi juga bebek dan unggas yang lain.

Ia mengakui, belum ada RPA yang dimiliki Pemkab Pasuruan. Meski sebenarnya, hal itu dibutuhkan.

Untuk menjamin pemotongan unggas yang sesui syariat agama dan juga kesehatan.

“Kami sudah usulkan. Tapi sejauh ini, masih tergendala beberapa hal,” kata Alfiah.

Menurutnya, kendala tidak hanya terletak pada anggaran. Tetapi juga, ketersediaan lahan. Belum ada lahan yang mumpuni, untuk pembangunan RPA tersebut.

“Sempat ada rencana dibangun di wilayah Pandaan, tapi belum memungkinkan. Begitu juga di pasar-pasar, namun tak diperkenankan untuk pembangunan RPA,” paparnya.

Hal ini, yang membuat pendirian RPA belum bisa terlaksana. Apalagi, butuh minimal Rp 1 miliar untuk mewujudkannya. Tapi, dana tersebut belum tersedia. (one)

Editor : Jawanto Arifin
#rumah potong ayam #ayam #peternak #rpa