BANGIL, Radar Bromo–Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil mendapat tambahan tenaga baru untuk memperkuat pengamanan.
Sebanyak 12 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi bergabung tahun ini. Kehadiran mereka menjadi angin segar di tengah beban kerja petugas lama yang harus mengawasi ratusan warga binaan.
Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menjelaskan bahwa 12 CPNS tersebut belum dilibatkan penuh dalam tugas krusial.
Saat ini, mereka masih menjalani masa orientasi yang berlangsung selama setahun.
”Mereka kami beri tugas-tugas ringan, lebih banyak administratif. Tujuannya supaya bisa beradaptasi dulu dengan lingkungan kerja sebelum masuk ke tugas inti,” jelasnya.
Sejauh ini, pola pengamanan di Rutan Bangil dijalankan oleh empat regu. Setiap regu terdiri dari enam petugas lapangan, ditambah dua petugas pintu, sehingga total delapan personel per regu.
Jumlah tersebut harus berjibaku menjaga 561 warga binaan, yang terdiri atas 281 narapidana dan 280 tahanan.
”Dengan tambahan CPNS ini, beban kerja ke depan bisa lebih ringan. Tapi saat ini mereka belum diberi tanggung jawab besar karena masih proses orientasi,” lanjut Yanuar.
Menurutnya, tantangan utama rutan dengan jumlah penghuni lebih dari lima ratus orang adalah menjaga keamanan tetap kondusif.
Adanya tambahan tenaga, meski belum optimal, diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan.
”Kami optimistis setelah mereka lulus orientasi, kualitas pengamanan bisa semakin ketat dan terstruktur,” pungkasnya. (tom/fun)
Editor : Fandi Armanto