Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wow...Peredaran Narkoba Buat Rp 8 Miliar Melayang Per Pekan?

Muhamad Busthomi • Sabtu, 26 Juli 2025 | 01:19 WIB
PAPARAN: Kegiatan talkshow yang berkaitan dengan narkoba. Dalam sepekan, Rp 8 miliar lenyap imbas peredaran narkoba.
PAPARAN: Kegiatan talkshow yang berkaitan dengan narkoba. Dalam sepekan, Rp 8 miliar lenyap imbas peredaran narkoba.

BANGIL, Radar Bromo – Kabupaten Pasuruan kini menghadapi ancaman serius, prevalensi penyalahgunaan narkoba yang mengkhawatirkan. Kondisi ini membuat Pemkab Pasuruan harus bekerja ekstra keras.

Karena itu, Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dibentuk, melibatkan lintas stakeholder untuk memerangi "racun" masyarakat ini.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Pasuruan, Nurul Huda, menjelaskan bahwa Satgas P4GN ini, akan berfokus pada pemberian pemahaman kepada masyarakat, mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

Baik efek sampingnya, serta tindakan preventif yang bisa dilakukan.

"Ada beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan stakeholder yang dilibatkan untuk sama-sama ikut memberikan intervensi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba," kata Nurul Huda dalam Workshop Penggiat P4GN di Auditorium Mpu Sindok Gedung Kantor Bupati, kemarin (24/7). 

Ia mencontohkan, Dinas Pendidikan misalnya, akan berintervensi melalui sekolah-sekolah, memberikan pemahaman kepada siswa tentang bahaya narkoba agar generasi muda tidak terjerumus.

Begitu pula Dispora yang akan mempertajam upaya pencegahan di kalangan pemuda.

"Pencegahan terutama dari keluarga, lingkungan, dan pemerintah daerah. Ini semua saling terkait dan harus saling mendukung," tegas Nurul.

Kepala BNNK Pasuruan, Masduki, membeberkan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba secara nasional mencapai 1,73 persen.

Jika diasumsikan dengan jumlah penduduk Pasuruan yang mencapai 1.746.089 jiwa, maka setidaknya 27.862 warga Pasuruan berpotensi menyalahgunakan narkoba.

Tak hanya itu, Masduki juga membongkar fakta lain yang tak kalah mencengangkan.

"Hitung-hitungan kasar kami, dalam seminggu ada Rp 8 miliar uang yang terbuang dalam peredaran gelap ini," jelasnya.

Angka fantastis ini menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba yang menggerogoti ekonomi masyarakat.

Sementara profiling penyalahguna narkoba pun, kini sudah berbeda. Jika dahulu identik dengan kalangan berada, kini paradigma itu sudah jauh berubah.

"Kalau dulu, orang-orang parlente yang terjerumus, sekarang orang yang hidupnya pas-pasan juga bisa kena," imbuh Masduki.

Melihat fakta-fakta mengerikan ini, Masduki menegaskan satu hal penting.

Dengan Satgas P4GN dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Pasuruan diharapkan bisa menekan angka penyalahgunaan narkoba dan menyelamatkan ribuan warganya dari jurang kehancuran. "Maka di sinilah pentingnya pencegahan," tukasnya. (tom/one)

Editor : Fahreza Nuraga
#satgas #bnnk #Penindakan #perederan narkoba jaringan malaysia-batam-medan #narkoba