BEJI, Radar Bromo–Si jago merah mengamuk di pabrik pengolahan udang, PT Winaros Kawula Bahari, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Minggu (1/6).
Kebakaran hebat itu membuat pabrik merugi miliaran rupiah. Informasinya, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 06.30.
Sebelum kebakaran melalap gudang pembekuan udang di pabrik tersebut, karyawan sedang beraktivitas karena pagi itu memang ada proses produksi.
Tiba-tiba api membakar salah satu gudang. Mengetahui adanya kebakaran, tak lama berselang, empat unit damkar tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.
Masing-masing tiga unit dari Pemkab Pasuruan dan satu unit dari Pemkot Pasuruan. Besarnya api membuat personel damkar harus sabar.
Proses pemadaman berikut pembasahannya, selesai atau tuntas siang harinya sekitar pukul 13.30.
Dilanjut dengan olah TKP oleh Tim Inafis dari Polres Pasuruan.
“Korbannya nihil, kerugian didapati sekitar Rp 1 miliar dalam kejadian kebakaran ini,” beber Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah.
Perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu menuturkan, dari keterangan saksi, kemungkinan titik awal api dari korsleting di bagian EVAP-nya.
“Yang terletak di ruangan cold storage nomer lima,” katanya. Untuk penyebab pastinya kebakaran ini, kini dalam proses lidik.
Begitu juga saat ditanya, apa ada rencana datangkan labfor ke TKP. Kata Adimas, polisi perlu melihat perkembangan.
Terpisah, supervisor HRD dari PT Winaros Kawula Bahari Doni Kurniawan mengatakan, pagi itu saat kejadian, ada kegiatan proses produksi di pabrik.
“Proses produksi akhirnya mandek total dan semua karyawan yang masuk dievakuasi keluar,” jelasnya.
Kasus kebakaran di PT Winaros Kawula Bahari, lanjut Doni, selama ini tidak pernah terjadi.
“Ini pertama kalinya,” ucap Doni sapaan akrabnya. Pascakebakaran hingga beberapa hari ke depan, untuk proses produksinya berhenti sementara. (zal/fun)
Editor : Muhammad Fahmi