BANGIL, Radar Bromo–Pemkab Pasuruan bergerak cepat menyiapkan lahan yang akan dibangun dapur umum untuk menyuplai makan bergizi gratis (MBG) ke sekolah-sekolah. Sebab pembangunannya paling tidak sudah harus rampung dalam tahun ini.
Hal itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Sedikitnya, setiap daerah diminta mengusulkan tiga titik lokasi lahan.
“Nantinya, lahan itu dipinjamkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk kebutuhan dapur umum yang akan dibangun,” kata Kepala Bappelitbangda Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana.
Sedangkan sejauh ini, baru ada satu dapur umum yang beroperasi di Kabupaten Pasuruan. Tepatnya di Pandaan.
Sedangkan program MBG perlu menjangkau lebih banyak lagi anak sekolah. Setiap SPPG saja, memiliki cakupan 3.000 hingga 3.500 anak sekolah.
“Kami sudah koordinasikan dengan lintas perangkat daerah, terutama dengan BPKPD untuk menginventarisasi aset-aset pemda yang kira-kira layak untuk memenuhi kebutuhan lahan itu,” kata Bakti.
Terlebih, lahan yang diminta juga mesti memenuhi sejumlah kriteria yang ditetapkan dalam Surat Edaran Mendagri.
Antara lain memiliki luasan 800 meter persegi sampai 1000 meter persegi dengan lebar depan minimal 25 meter.
Lokasinya juga harus dekat dengan lingkungan sekolah dengan waktu tempuh 20 menit. Disamping itu, akses jalan selebar 3 meter sampai 4 meter.
“Jadi akan kami usulkan untuk disurvei lebih dulu, layak atau tidak,” kata dia. (tom/fun)
Editor : Abdul Wahid