BANGIL, Radar Bromo – Keterlambatan pencairan anggaran dari pusat, memaksa Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan menggelar manasik haji susulan bagi ratusan calon jemaah yang sempat tertinggal dalam gelombang manasik massal sebelumnya.
Sebanyak 239 calon jemaah haji (CJH), akhirnya mendapatkan kepastian layanan manasik kedua yang dijadwalkan pada akhir pekan ini.
Kepastian ini, lantaran alokasi anggaran dari Kementerian Agama Pusat, sebelumnya hanya mencukupi untuk memfasilitasi manasik massal bagi 1.221 jemaah.
"Karena anggarannya baru turun, maka untuk 239 jemaah yang belum mendapatkan layanan manasik massal kedua akan kita laksanakan," kata Imron Muhadi, kasi Penyelenggaraan Umroh dan Haji di Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan.
Rencananya, manasik massal susulan ini akan dihelat selama dua hari.
Istimewanya, gelaran manasik ini akan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, yang diketahui akan kembali menunaikan ibadah haji pada tahun ini.
"Nanti Gus Wabup yang akan memimpin manasik massal. Kami tempatkan di Kawasan Taman Makkah Kota Pasuruan," ungkap Imron.
Imron menambahkan, rampungnya manasik massal susulan ini, akan melengkapi persiapan para jemaah menjelang keberangkatan ke Tanah Suci yang dijadwalkan pada 28 dan 29 Mei mendatang.
Sementara itu, terkait manasik di tingkat kecamatan, Kemenag memastikan seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan telah melaksanakan manasik sebanyak empat kali.
Tercatat, hingga saat ini sebanyak 1.512 jemaah asal Kabupaten Pasuruan akan diberangkatkan ke Tanah Suci melalui lima kelompok terbang (kloter).
Imron pun mengimbau, agar seluruh calon jemaah senantiasa menjaga kesehatan fisik menjelang keberangkatan. Mengingat beratnya rangkaian ibadah haji.
"Apalagi nanti berangkat dari Raci pukul 2-3 dini hari. Maka penting untuk menjaga kesehatan, karena haji sama dengan ibadah wajib," sampainya. (tom/one)
Editor : Fahreza Nuraga