BANGIL, Radar Bromo - Penyekatan di perbatasan akses menuju Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, dinilai efektif untuk menekan peredaran narkoba di wilayah setempat.
Karenanya, penyekatan tersebut rencananya akan dilanjutkan.
Hanya saja, tidak dalam pekan-pekan ini. Karena petugas, masih fokus untuk Operasi Ketupat Semeru 2025.
“Sementara ditiadakan, karena kami fokus untguk Operasi Ketupat Semeru. Rencananya, akan dilanjutkan, pasca lebaran,” beber KBO Satresnarkoba Polres Pasuruan Ipda Indranata.
Ia menambahkan, penyekatan yang dilakukan di Dusun Kaliputih, Desa Sumbersuko dan Dusun Genengan, Desa Jerukpurut, Kecamatan Gempol, cukup efektif dalam memberangus peredaran narkoba.
Terbukti dengan sederet terduga penyalahgunaan narkoba yang berhasil diamankan.
Selama penyekatan dilakukan, sebanyak 16 orang berhasil diamankan.
Mereka merupakan pemakai narkoba, yang didapati tes urinenya positif, saat berada di lokasi penyekatan.
Belasan para pemakai tersebut, tak hanya berasal dari wilayah Pasuruan.
Tetapi juga, daerah lain seperti Probolinggo, Sidoarjo, Surabaya, Mojokerto, serta Bangkalan dan Sampang.
“Sebanyak 16 orang yang diamanankan, semuanya adalah pemakai narkoba. Dibuktikan dengan hasil tes urinenya positif. Kami melakukan rehabilitasi ke BNN,” ungkapnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin