BANGIL, Radar Bromo–Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api Latek, Bangil, Kabupaten Pasuruan. Seorang pengendara motor Yamaha Nmax tergelincir di perlintasan KA Latek, lalu tewas usai jadi korban tabrak lari.
Kecelakaan maut itu terjadi di jalur Bangil-Pasuruan, Minggu (16/3) sekitar pukul 18.00 WIB.
Korban meninggal diketahui bernama Febry Wulandari (32), warga Kutisari Selatan, Surabaya.
Febry mengalami luka parah di tangan kiri, pinggul kanan, dan paha kaki kanan. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian dan jenazahnya dibawa ke RSUD Bangil.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika Febry mengendarai motor Nmax dengan nopol L 6001 H dari arah timur ke barat.
Setibanya di lokasi kejadian, Febry diduga kurang berhati-hati dan tidak konsentrasi saat melintasi rel kereta api.
Febry kemudian tergelincir dan jatuh ke kanan, tepat di saat sebuah truk melintas dari arah yang sama.
“Korban pada saat melintasi Rel Kereta Api kemudian terpleset jatuh ke kanan lalu terlindas kendaraan truck yang tidak diketahui Identitasnya dan Nopolnya yang berjalan di jalur searah,” kata AKP Gatot Subroto, Kanit Lantas Polsek Bangil.
Truk tersebut langsung melarikan diri setelah kejadian. Sementara itu, penumpang sepeda motor, Nasa Alesana Azkayra (4), yang merupakan anak dari Febry, tidak mengalami luka-luka.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi truk dan pengemudinya.
“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap kasus ini,” ujar AKP Gatot Subroto. (tom/mie)
Editor : Muhammad Fahmi