BANGIL, Radar Bromo - Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya meningkatkan keamanan dan ketertiban lalu lintas dengan memasang kamera pengawas atau CCTV di tiga lokasi strategis.
Langkah ini diambil, sebagai bagian dari upaya pemantauan dan pengendalian arus lalu lintas yang semakin padat.
Tiga lokasi yang akan dipasangi CCTV adalah Nusa Dua Gempol, Simpang Tiga Pier, dan Exit Tol Purwodadi.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 291 juta untuk proyek ini.
“Pemasangan CCTV di tiga lokasi ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan pengawasan lalu lintas,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Eka Wara Brehaspati.
Selain pemasangan CCTV baru, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan juga telah menyebar 25 CCTV di berbagai persimpangan jalan.
Pada tahun 2024, dua titik tambahan dipasang di Exit Tol Grati dan depan Pasar Nguling. Sehingga total ada 27 titik persimpangan yang terpantau kamera pengawas.
“Dengan penambahan CCTV yang akan dilakukan di tiga titik pada tahun ini, maka jumlah persimpangan yang dilengkapi kamera pengawas akan genap menjadi 30 titik,” tambah Eka.
Pemasangan CCTV ini diharapkan, dapat membantu petugas dalam memantau kondisi lalu lintas secara real-time.
Serta mengidentifikasi pelanggaran lalu lintas dan mencegah tindak kriminalitas.
Selain itu, rekaman CCTV juga dapat digunakan sebagai bukti dalam penegakan hukum.
“Kami berharap dengan semakin banyaknya CCTV yang terpasang, masyarakat akan lebih tertib berlalu lintas dan merasa aman,” kata Eka. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin