Adinda Denisa, S.Psi., M.M. merupakan politisi Partai Gerindra Kabupaten Pasuruan. Statusnya merupakan pendatang baru setelah lolos menjadi anggota DPRD Kabupaten Pasuruan. Dengan berbagai pengalamannya, baik di bidang sosial dan akademik, berpolitik menjadi jalan untuk melakukan pengabdian untuk negeri.
ADINDA yang memiliki kepribadian ESFJ, memang diakui memiliki minat yang cukup tinggi di bidang sosial. Beberapa kali mengikuti organisasi dan terlibat di kegiatan CSR yang semakin membentuk minatnya untuk mengabdi.
“Bagi saya, selalu banyak cara dan jalan dalam melakukan pengabdian. Apalagi pengabdian untuk negeri, bergabung di partai politik adalah salah satunya,” ungkapnya.
Kali pertama mencalonkan diri sebagai legislatif dan kemudian terpilih diakuinya bukan hal yang mudah. Adinda ingat betul dirinya harus turun dari desa satu ke desa lainnya, dari dusun ke dusun lainnya.
Door to door melihat tatapan harapan dari masyarakat pada seorang calon anggota dewan yang diyakini dapat membawa perubahan. Dari perjalanan tersebut, diakui benar-benar menginspirasinya untuk lebih banyak berbuat saat di kursi DPRD.
Kini, sebagai menjabat sebagai Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Pasuruan, banyak yang harus dilakukan untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan.
Baik pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, penerapan pengelolaan lingkungan hidup, pengembangan ekonomi lokal, pemberdayaan perempuan, pemberdayaan kepemudaan sehingga dapat menciptakan SDM unggul nan kompetitif, peningkatan kepuasan pelayanan publik yang dapat dilakukan dengan mulai menerapkan teknologi pada digitalisasi pelayanan publik.
“Termasuk membangun komunikasi dengan stakeholder, menciptakan ruang diskusi dengan masyarakat, membentuk tim kerja, menciptakan rencana kerja beserta goals-nya, menciptakan program sesuai apa yang dibutuhkan masyarakat, memastikan program yang ada tepat sasaran,” tambahnya.
Di kursi DPRD Kabupaten Pasuruan, Adinda ingin memastikan adanya peningkatan pada kualitas pada infrastruktur di beberapa daerah di Kabupaten Pasuruan. Seperti jalan, jembatan, sarana publik, dan sebagainya. Adanya peningkatan kualitas ini nantinya akan berdampak pada pertumbuhan pada sektor lainnya.
Kemudian yang disoroti adalah pendidikan dan kesehatan, harus ada peningkatan layanan dan kualitas.
Begitu juga pemberdayaan ekonomi lokal, meningkatkan entrepreneurial spirit, membantu UMKM untuk scale up, program yang ada harus tepat sasaran. Tingkat kemiskinan harus menurun, kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik harus meningkat. Pemberdayaan anak muda, program yang ada harus meningkatkan produktivitas anak muda.
Salah satu tupoksi DPRD adalah membuat peraturan daerah. Adinda akan memperjuangkan perda yang dapat mengatur pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur publik.
Perda tentang pendidikan, bagaimana penyelenggaraan pendidikan harus berkualitas dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. Perda tentang pengelolaan lingkungan hidup, bagaimana perda tersebut dapat mengatur tentang pengelolaan sumber daya alam dan perlindungan lingkungan. Perda untuk mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah di daerah.
Ke depan, dengan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, DPRD akan bersinergi membantu kepala daerah dalam mengidentifikasi apa saja kebutuhan prioritas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Paling penting mengawal program-program yang telah direncanakan, berdiskusi memberikan perspektif-perspektif baru sesuai isu yang ada di tengah kabupaten pasuruan.
Untuk mendukung kemajuan dari sisi investasi, pariwisata, dan ekonomi kerakyatan, kata Adinda, Kabupaten Pasuruan yang punya daerah sangat luas, sangat potensial. Apalagi dengan kekayaan daerah yang luar biasa, baik dari SDA-nya dan SDM-nya.
Adinda berharap adanya sumber daya yang luar biasa ini betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Pasuruan.
Program pengembangan SDM adalah penting, edukasi, sosialisasi dapat membantu meningkatkan awareness masyarakat terhadap potensi sumber daya yang ada.
Pemberian akses permodalan untuk usaha mikro juga perlu dilakukan sehingga dapat bersaing di pasar yang ada. Sementara dari sisi investasi, harus diciptakan lingkungan yang kondusif untuk investok baik itu dari sisi regulasinya, fasilitas atau insentif yang menarik bagi investor.
Tak lupa, Adinda juga memberikan perhatian penuh kepada generasi muda. Dirinya memiliki keyakinan anak muda Pasuruan adalah anak muda yang kreatif, anak muda yang penuh inovasi.
“Saya berharap kita bisa bersama-sama menggali potensi diri, aktif dalam kegiatan pengembangan diri, pendidikan, memperluas lapangan pekerjaan. Sehingga kita semua dapat menjadi SDM yang unggul, yang mampu bersaing secara global, yang dapat kami lakukan adalah meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, memberikan program2 pelatihan, memberikan dukungan untuk wirausaha muda, memberikan dukungan untuk kegiatan kebudayaan dan seni. Kecintaan untuk hal ini juga penting ditanamkan pada anak muda, membuka forum diskusi seluas luasnya,” tutupnya.
Profil Wakil Ketua DPRD I Adinda Denisa, S.Psi., M.M.
Partai: Gerindra
Tempat Tanggal Lahir: Jakarta, 5 Mei 1997
Pendidikan
- Lulusan International Islamic Education Council (SMA)
- Lulusan S-1 Psikologi Universitas Airlangga
- Lulusan S-2 Magister Manajemen Universitas Ciputra
- Sedang menempuh Studi Doktoral (S-3)
- Overseas Program (IIEC-Al Bayt University, Jordania)
- Intensive Course (Thousand Oaks, Unites States America)
- Intensive Course (Thompson River University, Kamloop, Canada)
- Airlangga Mobility Leadership and Management Development (Universitas Airlangga-Management and Science University, Malaysia)
Riwayat Organisasi:
- Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Pasuruan (2024-sekarang)
- Bendahara Tunas Indonesia Raya PC Kabupaten Pasuruan (2022-sekarang)
- Bendahara Laskar Sholawat Nusantara Kabupaten Pasuruan (2022-sekarang)
- Bendahara Umum BPC HIPMI Kota Pasuruan (2023-sekarang)
(*)
Editor : Abdul Wahid