BANGIL, Radar Bromo-Perlintasan kereta api tanpa palang di Kabupaten pasuruan kembali memicu kecelakaan. Sebuah truk disasak KA Wijaya Kusuma, Selasa pagi (9/7).
Insiden tersebut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Kecelakaan ini melibatkan sebuah dump truck dengan nomor polisi AE-8328-UP dan Kereta Api (KA) Wijaya Kusuma 119 relasi Cilacap - Ketapang.
Ripin Darminto, 31, dan keneknya Hari Abdul Rohman, 32, nyaris saja bertaruh nyawa.
Jika saja truk yang dikemudikan Ripin terlambat satu detik saja melaju, mungkin KA Wijaya Kusuma 119 sudah menyambar kabin truk mereka.
Menurut informasi, dump truck yang dikemudikan oleh Ripin Darminto melaju dari arah timur ke barat.
Sopir asal Lumajang itu kemudian berbelok ke selatan.
”Diduga pengemudi dump truck tidak memperhatikan atau mendahulukan laju kereta, sehingga langsung nerabas saja ketika di perlintasan,” ujar Iptu Bambang Kasi Humas Polres Pasuruan.
Akibatnya, dump truck tersebut tertabrak dengan keras oleh KA Wijaya Kusuma 119 yang melaju dari arah barat.
Kecelakaan ini mengakibatkan kerusakan pada dump truck dan KA Wijaya Kusuma 119. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Badan kereta menabrak bagian belakang truk. Ripin Darminto dan keneknya, Hari Abdul Rohman, tidak mengalami luka-luka.
Keduanya seketika turun dari kendaraan dengan bantuan warga sekitar. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” katanya.
Iptu Bambang mengimbau agar pengguna jalan selalu berhati-hati ketika melewati perlintasan sebidang.
Lebih-lebih masih banyak perlintasan kereta api yang belum dilengkapi dengan palang pintu. (tom/mie)
Editor : Muhammad Fahmi