Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Perekaman Data e-KTP Membeludak, Ini Harapan KPU Kabupaten Pasuruan

Muhamad Busthomi • Rabu, 14 Februari 2024 | 10:05 WIB
LAYANI: Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati saat memantau proses perekaman data e-KTP warga.
LAYANI: Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati saat memantau proses perekaman data e-KTP warga.

BANGIL, Radar Bromo - Perekaman data e-KTP mendekati Pemilu 2024 membeludak.

Selama lebih dari sebulan membuka layanan khusus, Pemkab Pasuruan mencatat ribuan warga yang merekam data kependudukannya.

Angka tersebut diharapkan sebanding dengan tingkat partisipasi pemilih yang ditargetkan KPU setempat.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati menerangkan, layanan khusus perekaman data, diberikan sesuai surat Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Seluruh kecamatan, diwajibkan melayani perekaman data e-KTP hingga diluar jam kerja, sejak awal Januari lalu.

“Bahkan selama long weekend kemarin, layanan juga masih dibuka,” beber Tecto-sapaannya.

Hasilnya, terdapat ribuan warga yang melakukan perekaman. Dalam libur panjang Isra’ Mi’raj dan tahun baru Imlek saja, ada 1.333 warga yang mengajukan perekaman data.

Tecto menjelaskan, perekaman data itu diperlukan, bagi warga yang secara usia sudah wajib punya e-KTP, namun data kependudukannya belum tercatat.

Sehingga, dengan perekaman data ini, diharapkan mereka mendapatkan jaminan, untuk tetap bisa menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari.

“Dan pada hari H pemungutan suara pun, layanan perekaman data tetap dibuka,” ungkap dia.

Hal itu dimaksudkan, untuk memfasilitasi perekaman e-KTP bagi para pemilih pemula di Pemilu 2024.

Sehingga, para pemilih pemula yang pada 14 Februari 2024 berusia genap 17 tahun, tak sampai kehilangan hak pilihnya.

Terpisah, Anggota KPU Kabupaten Pasuruan Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Suyatmin berharap, partisipan pemilih dalam pemilu kali ini meningkat.

Targetnya, kehadiran pemilih menyentuh 86 persen. Angka tersebut lebih tinggi ketimbang pemilihan sebelumnya yang mencapai sekitar 85 persen.

“Melihat semangatnya masyarakat, kami cukup optimistis target partisipasi pemilih meningkat,” bebernya.

KPU memang gencar melakukan sosialisasi. Bahkan sosialisasi dimulai pasca pemilu 2019.

Termasuk menyasar beberapa segmen pemilih. Seperti pemilih perempuan, disabilitas, kelompok masyarakat, dan pemilih pemula.

Ketika KPPS membagikan form C pemberitahuan atau undangan nyoblos, kata Suyatmin, juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat agar tidak golput.

“Artinya, dari sisi ikhtiar, kami sudah maksimal. Mudah-mudahan saja, ikhtiar ini linear dengan tingkat partisipan pemilih,” tandasnya. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
#perekaman e-ktp #pemilih pemula #dispendukcapil kabupaten pasuruan