GEMPOL, Radar Bromo- Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi. Mencapai sekitar 305 per 100.000 kelahiran hidup (KH). Hal ini tentu belum mencapai target 183 per 100.000 KH pada 2024.
Guna menurunkan AKI, pemerintah membuat Program Prioritas Nasional (PPN). Di antaranya, Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi, Percepatan Perbaikan Gizi, Peningkatan Pengendalian Penyakit, Penguatan Sistem Kesehatan, dan Pengawasan Obat dan Makanan (POM), serta Penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Melalui PPN tersebut, UOBF Puskesmas Gempol sebagai salah satu layanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Gempol menciptakan inovasi, sebagai bentuk upaya penurunan AKI/AKB.
Berupa Mencari Suami Penting (memantau calon pengantin risiko tinggi untuk penurunan AKI-AKB dan penurunan stunting).
Program ini merupakan bentuk program preventif dari dua fokus masalah kesehatan dimulai dari calon pengantin yang sudah terpantau.
Serta, tindak lanjut dari data kunjungan catin ke UOBF Puskesmas Gempol tahun 2022.
Kala itu, tercatat ada 359 catin dan yang terdaftar di KUA 748 catin hingga kesehatan catin tidak terpantau keseluruhan.
Mencari Suami Penting merupakan suatu kegiatan untuk memantau catin yang berisiko tinggi (Anemia, KEK, dan HIV).
Tujuannya, untuk menyiapkan ibu yang sehat untuk persiapan kehamilan, sehingga bisa melahirkan generasi yang sehat dan tidak timbul stunting.
“Kami berharap Mencari Suami Penting dapat mebantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta balita stunting,” ujar Kepala UOBF Puskesmas Gempol dr. Arma Roostina Helliantin.
Dengan tindakan preventif yang dimulai dari calon pengantin yang dapat membangun generasi berkualitas nantinya,” ujar Arma Roostina Helliantin. (zal/rud)
Editor : Ronald Fernando