KRATON, Radar Bromo - Gedung baru untuk "kandang" armada pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasuruan, telah dibangun. Namun, pembangunannya belum tuntas sepenuhnya.
Beberapa bagian masih butuh penyelesaian. Seperti lantai. Hingga pavingisasi area setempat.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas SDA, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Hario Hartoko mengaku, pembangunan gedung untuk armada Damkar, BPBD, serta Tagana di Kraton, masih proses pengerjaan. Sejauh ini, pelaksanaannya sudah tercapai 85 persen.
Beberapa bagian belum dirampungkan. Finishing untuk bagian atap, lantai, hingga beberapa bagian lainnya.
"Proses pembangunannya masih berlangsung. Memang belum rampung sepenuhnya. Karena ada beberapa bagian yang masih harus diselesaikan," kata Hario.
Ia menegaskan, pembangunan gudang untuk armada Damkar itu memang belum rampung. Namun, progresnya terbilang baik.
Karena sudah mencapai 85 persen dari total pengerjaan. Apalagi, waktu yang tersedia masih cukup. Menyisakan waktu sebulan.
"Kami juga meminta agar mengoptimalkan waktu yang tersedia. Supaya tidak sampai molor," sambung dia.
Diketahui, pembangunan gedung damkar di Kraton ditujukan seiring dengan kondisi kompleks Raci yang semakin padat. Pemkab Pasuruan menjadikan kompleks Raci sebagai layanan publik dan pusat pemerintahan.
Sehingga, ketika ada bencana, keberadaan kompleks perkantoran Raci tidak terjadi crowded dengan adanya kendaraan kebencanaan.
Gedung tersebut tidak hanya untuk kandang armada Damkar. Tetapi, juga untuk peralatan tagana hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Proyek pembangunan gedung berlantai 2 itu menelan anggaran hingga Rp 19 miliar. (one/mie)
Editor : Jawanto Arifin