BANGIL, Radar Bromo-Kelangkaan blangko e-KTP kembali terjadi di Kabupaten Pasuruan. Kondisi itu bahkan berlangsung tiga pekan terakhir.
Pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan pun meminta warga bersabar. Karena, pengajuan blanko masih dilakukan.
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati mengungkapkan, kekosongan blanko e-KTP sudah berlangsung tiga pekan belakangan. Kondisi itu terjadi, lantaran pengiriman dari pusat tersendat.
Sementara, permohonan cetak KTP elektronik terus mengalir. Rata-rata, ada sebanyak 400 lembar hingga 500 lembar per hari. “Kami sudah ajukan blangko ke Dirjen Dukcapil. Tapi, untuk saat ini, blangko tersebut belum kami dapatkan. Ini yang akhirnya membuat kekosongan terjadi,” paparnya.
Tingginya pemohon cetak KTP elektronik tersebut, menambah deretan tunggakan cetak KTP elektronik di Dispenducapil Kabupaten Pasuruan. Hingga saat ini, tercatat ada 13 ribu pemohon cetak e-KTP yang belum terakomodir.
Tunggakan itu diupakan akan diselesaikan. Ketika pasokan blangko dari pusat, didapatkan. “Usulan kami, mencapai 20 ribu lembar. Mudah-mudahan bisa direalisasikan,” imbuhnya.
Meski begitu, masyarakat masih bisa mendapatkan hak untuk mendapatkan identitas kependudukan. Karena sebagai gantinya, Dispenducapil mengeluarkan surat keterangan biodata yang ada di aplikasi SIAK Terpusat Kemendagri.
Keterangan biodata tersebut, menjadi pengganti e-KTP sementara. Sambil menunggu blangko KTP elektronik tiba, untuk kemudian dicetakkan KTP elektroniknya. (one/mie)
Editor : Ronald Fernando